Banyuwangi Club

Informasi, Wisata, Edukasi, Sejarah, Teknologi Banyuwangi

Klik Jasa Pembuatan / Service Website - Klik Jasa CCTV - Klik Jasa Pembuatan / Service Repeater

Jelajahi Wisata Wilayah Banyuwangi

Jelajahi Wisata Wilayah Banyuwangi. Banyuwangi, Kabupaten terbesar di provinsi Jawa Timur merupakan salah satu destinasi wisata terfavorit. Kota tersebut berada pada ujung timur Pulau Jawa dengan potensi wisata yang luar biasa. Kabupaten Banyuwangi secara langsung berbatasan dengan selat Bali. Sehingga sering kali pengunjung memilih melewati Banyuwangi untuk menuju ke Pulau Dewata.

Selain itu, kabupaten yang memperoleh julukan the sunrise of Java tersebut mempunyai banyak kawasan untuk dijelajahi yaitu dari dataran rendah hingga dataran tinggi, pegunungan dan pantai juga berbagai lokasi peninggalan sejarah dan situs zaman kuno lainnya.

Daftar Tempat Wisata Banyuwangi

Jika kamu punya kesempatan berkunjung ke kota Banyuwangi, berikut adalah rekomendasi tempat wisata Banyuwangi:

1. Taman Blambangan

Tempat wisata ini merupakan bekas alun-alun kota yang kemudian berkembang menjadi ruang terbuka hijau. Taman Blambangan adalah upaya pemerintah untuk menyediakan objek wisata terjangkau bahkan gratis bagi para pengunjung yang ingin menikmati waktu luang di Banyuwangi.

Selain itu, taman tersebut mempunyai luas hingga 32000 m2 dengan dikelilingi pepohonan. Bagi warga lokal, tempat wisata ini merupakan tempat rekreasi untuk menggunakan berbagai macam fasilitas olahraga termasuk area skateboard, lapangan basket, dan lintasan lari.

Biasanya Taman Blambangan selalu ramai pada saat akhir pekan karena masyarakat lokal senang berkumpul dan berinteraksi. Apalagi ketika kamu berkunjung ke taman tersebut saat Sabtu malam karena terdapat pertunjukan kesenian tari Banyuwangi. Agar waktu bersantai jadi lebih sempurna, kamu bisa menikmati aneka jajanan yang dijual di taman tersebut.

2. Desa wisata Osing Banyuwangi

Using, atau Desa Osing adalah nama populer dari Desa Kemiren. Jika kamu berada di pusat kota Banyuwangi, kamu bisa menuju ke desa Osing dalam waktu 15 menit. Desa Osing juga merupakan salah satu tempat wisata yang wajib kamu kunjungi karena nuansa budaya yang masih kental.

Di desa Osing, tinggal suku asli, yang dulunya merupakan para abdi Kerajaan Majapahit. Saat kerajaan diserang, mereka melarikan diri ke beberapa tempat termasuk Banyuwangi. Kemudian, mereka membangun kerajaan Blambangan di Banyuwangi.

Daya tarik utama di area Desa Osing yaitu Sanggar Genjah Arum yang mempunyai tatanan berbagai rumah kuno khas suku Osing dengan usia mencapai hingga lebih dari 100 tahun. Pengunjung juga bisa belajar sejarah terkait suku tersebut dan Seperti apa bentuk rumahnya.

Salah satu budaya suku Osing adalah 4 rumah adat dengan bentuk beragam yang menunjukkan perbedaan status sosial penghuninya, yaitu: Crocogan, Tikelbalung, Tikel, dan Serangan. Sanggar genjah Arum juga merupakan tempat dimana kamu bisa belajar budaya dan adat istiadat dari suku asli yaitu suku Osing. Contohnya, kamu bisa melihat angklung paglak yang sering dimainkan petani untuk menjaga sawah.

Ada juga tarian barong kemiren dan tari Gandrung untuk menyambut tamu. Bahkan para pengunjung dapat menikmati suara musik lesung yang kerap dimainkan para wanita paruh baya. Cara memainkannya adalah dengan memadukan suara alu dan Lesung disertai musik angklung paglak dan gendang.

3. Umbul Pule Dan Umbul Bening

Tempat wisata Banyuwangi berikutnya yang wajib kamu kunjungi adalah Umbul Pule, wahana rekreasi terjangkau untuk masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. Masyarakat percaya bahwa air dari Umbul Pule merupakan sumber yang selalu ada walaupun musim kemarau.

Letak tempat wisata ini berada di desa sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Apabila kamu ingin menikmati udara segar dari lereng Gunung Raung sekaligus ingin menyenangkan keluarga, karena terdapat wahana kolam renang, maka Umbul Pule merupakan salah satu tempat wisata yang tepat di Banyuwangi.

Umbul Bening juga merupakan tempat wisata kolam renang yang tidak jauh dari Umbul Pule. Berkunjung ke Umbul Bening artinya kamu akan menikmati empat macam kolam renang bagi pengunjung dewasa dan anak-anak. Pada masing-masing kolam, ada luncuran air yang membuat kegiatan liburan di Umbul Bening semakin menarik.

Objek wisata ini juga menyediakan air kolam bersih dan jernih. Terdapat gazebo yang diletakkan pada area dekat kolam supaya para pengunjung bisa beristirahat. Terdapat pula beberapa kios pedagang yang menjual aneka makanan untuk menemani kamu bersantai. Jika ingin menikmati tempat wisata ini, maka kamu harus mengeluarkan biaya sebesar Rp5.000.

4. Kampung Warna-Warni Kalilo

Mungkin ketika kamu mendengar tempat wisata kampung warna warni membuat kamu langsung teringat kota Malang. Akan tetapi Banyuwangi juga mempunyai kampung warna-warni yang berada pada area bantaran sungai Kalilo. Hal ini karena pemerintah setempat membuat terobosan untuk memperkenalkannya sebagai desa wisata. Sungai Kalilo merupakan sumber air bersih yang berada pada tengah kota Banyuwangi.

Agar masyarakat mampu menjaga sumber air tetap bersih, maka pemerintah pun memberikan edukasi dengan menjadikannya sebagai desa wisata. Daya tarik kampung tersebut adalah jembatan untuk berfoto. Jika kamu ingin berkunjung ke lokasinya, maka kamu harus mengeluarkan biaya parkir sebesar Rp2.000.

5. Air Terjun Kampung Anyar

Salah satu tempat wisata alam memukau di Banyuwangi yaitu Air Terjun Kampung Anyar. Sesampai di lokasi, kamu akan dimanjakan dengan tiga air terjun. Masyarakat lokal sering memberi julukan berbeda yaitu Air Terjun Kembar, Air Terjun Jagir, atau Air Terjun Bersaudara.

Untuk menuju ke lokasi, maka kamu harus pergi ke desa Taman Suruh. Disanalah terdapat tiga air terjun bersumber dari 3 mata air berbeda yaitu Mata Air Buyut Ijah, Mata Air Jagir, dan Mata Air Pawon.

Air Terjun Pawon menjadi yang paling menarik perhatian karena mempunyai aliran melebar dan membentuk batuan bertingkat. Sepuluh meter dari Air Terjun Pawon, kamu bisa menemukan air terjun kedua yang mempunyai taman pemandian hasil kreasi masyarakat lokal. Setelah 300 meter, maka kamu bisa melihat air terjun ketiga yaitu Air Terjun Ketegan dengan ketinggian mencapai lebih dari 50 meter serta mempunyai arus cukup deras. Di sekitar air terjun tersebut, terdapat pepohonan hijau.

6. Air Terjun Lider

Lokasinya berada di lereng Gunung Raung, sekaligus menjadi air terjun tertinggi kota Banyuwangi. Para pengunjung tidak akan menyesal saat menemukan air terjun dengan ketinggian mencapai 60 meter di kawasan hutan lindung dan dikelilingi tebing berbatu tinggi ini.

Air terjun lider juga tampak seperti tempat wisata tersembunyi di Kota Banyuwangi sehingga kamu harus melalui akses cukup sulit. Bayangkan saja, kamu harus menyeberang sungai hingga 7 Kali, serta menembus hutan lindung rimbun.

Perjalanan jadi terasa menarik karena kamu juga bisa menemukan berbagai macam kupu-kupu warna-warni juga kera dalam hutan lindung. Sampai di air terjun, Kamu tidak akan menemukan pemandangan tersebut di area perkotaan karena lokasinya tersembunyi sehingga membuat sinar matahari bahkan hanya dapat masuk melalui berbagai celah dedaunan.

7. Air Terjun Telunjuk Dewa Raung

Jika kamu berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kamu wajib berkunjung ke air terjun telunjuk Dewa Raung yang mempunyai ketinggian hingga 20 meter. Penamaan tempat wisata ini tidak lepas dari anggapan masyarakat, bahwa bentuk air terjun tersebut cukup unik yaitu mirip seperti jari telunjuk.

Lokasinya berada pada area kaki Gunung Raung dan merupakan tempat wisata di Banyuwangi, cocok bagi pengunjung dengan jiwa petualang tinggi. Untuk menuju ke lokasi, kamu harus melalui hutan belantara pada Gunung Raung dan menyusuri jalan setapak yang sulit dan sempit. Di sekitar air terjun telunjuk Dewa Raung terdapat pohon beringin dengan usia ratusan tahun. Selain itu ada juga sebuah gua dengan sumber mata air jernih dan bersih.

Itulah informasi tentang beberapa rekomendasi tempat wisata di Banyuwangi. Kamu bisa menggunakan informasi ini untuk referensi liburan di kota Banyuwangi. Jadi, mana tempat wisata Banyuwangi yang ingin kamu kunjungi di kesempatan selanjutnya? Atau, apakah kamu punya rekomendasi tempat wisata Banyuwangi terbaru?

Banyuwangi


Muarakan Program Pada Pencegahan Stunting, AQUA Banyuwangi Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah - Radar Banyuwangi - Radar Banyuwangi Baca Selengkapnya

Jadi Tembok Pertahanan Bangsa, Ketua DPRD Banyuwangi Usulkan Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila - BeritaSatu.com Baca Selengkapnya

Bupati Ipuk Sapa Jamaah Haji asal Banyuwangi - Merdeka.com Baca Selengkapnya

Bupati Ipuk kunjungi dan semangati JCH asal Banyuwangi di Mekkah - ANTARA Jawa Timur Baca Selengkapnya

Jelang Wukuf, Jemaah Haji Banyuwangi Gelar Istighotsah: Agar Diberi Kesehatan dan Kelancaran - Radar Banyuwangi - Radar Banyuwangi Baca Selengkapnya

Bea Cukai Banyuwangi musnahkan rokok dan miras ilegal - ANTARA FOTO Baca Selengkapnya

Bea Cukai Banyuwangi Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal - detikFinance Baca Selengkapnya

Bea Cukai Banyuwangi Musnahkan Ribuan Batang Rokok dan Miras Ilegal - BeritaSatu.com Baca Selengkapnya

Pembobol Rumah di Banyuwangi Terekam CCTV Hendak Perkosa Anak Pemilik Rumah - Liputan6.com Baca Selengkapnya

Pria Tidak Dikenal masuk Rumah Warga Banyuwangi Saat Dini Hari Lalu Berupaya Rudapaksa Siswi SMA - Tribunnews.com Baca Selengkapnya

Pembobol Rumah di Banyuwangi Terekam CCTV Hendak Perkosa Anak Korban - detikJatim Baca Selengkapnya

Penjemputan Paksa Petani Pakel Banyuwangi Disesalkan - kompas.id Baca Selengkapnya

Walhi Desak Bebaskan Petani Pakel, Polresta Banyuwangi Buka Suara - CNN Indonesia Baca Selengkapnya

Polisi Inisiasi Dialog Menuju Pakel Banyuwangi Damai dan Sejahtera - detikJatim Baca Selengkapnya

Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Telan Dana Rp 200 M - detikFinance Baca Selengkapnya

Artikel


Artikel adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan di media daring maupun cetak (melalui koran, majalah, atau buletin) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.

Isi artikel

Isi artikel dapat bermacam-macam, beberapa contoh yang umumnya dibaca:

  1. sejarah
  2. petualangan
  3. argumentasi
  4. hasil penelitian
  5. bimbingan untuk melakukan/ mengajarkan sesuatu

Penulis artikel

Penulis artikel adalah orang atau individu yang bertindak dalam mengarang sebuah tulisan, menggabungkan beberapa kata menjadi kalimat yang menarik dan enak dibaca sehingga membuat pembaca dapat mengetahui apa yang tidak mereka ketahui sebelumnya. Sebuah artikel berasal dari pengalaman seseorang, imajinasi, pengetahuan umum atau penelitian ilmiah.

Penulis artikel bermacam-macam kriterianya, yakni sebagai berikut:

Jenis dan cara penulisan artikel

Deskripsi

Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.

Contoh deskripsi berisi fakta:

Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenis flora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk bahan penelitian dan objek wisata.

Contoh deskripsi berupa fiksi:

Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.

Topik yang tepat untuk deskripsi misalnya:

  • Keindahan Bukit Kintamani;
  • Suasana pelaksanaan;
  • Promosi;
  • Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional;
  • Keadaan ruang praktik;
  • Keadaan daerah yang dilanda bencana.

Langkah menyusun deskripsi:

  • Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan;
  • Tentukan tujuan;
  • Tentukan aspek-aspek yang akan dideskripsikan dengan melakukan pengamatan;
  • Susunlah aspek-aspek tersebut ke dalam urutan yang baik, apakah urutan lokasi, urutan waktu, atau urutan menurut kepentingan;
  • Kembangkan kerangka menjadi deskripsi.

Narasi

Secara sederhana, narasi dikenal sebagai cerita. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Narasi dapat berisi fakta atau fiksi.

Contoh narasi yang berisi fakta: biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman.

Contoh narasi yang berupa fiksi:

Pola narasi secara sederhana:

  • awal;
  • tengah;
  • akhir.

Awal narasi biasanya berisi pengantar yaitu memperkenalkan suasana dan tokoh. Bagian awal harus dibuat menarik agar dapat mengikat pembaca. Bagian tengah merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik. Konflik lalu diarahkan menuju klimaks cerita. Setelah konfik timbul dan mencapai klimaks, secara berangsur-angsur cerita akan mereda. Akhir cerita yang mereda ini memiliki cara pengungkapan bermacam-macam. Ada yang menceritakannya dengan panjang, ada yang singkat, ada pula yang berusaha menggantungkan akhir cerita dengan mempersilakan pembaca untuk menebaknya sendiri.

Contoh narasi berisi fakta:

Ir. Soekarno
Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah.
Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949.

Contoh narasi fiksi:

Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa.

Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga?

Langkah menyusun narasi (fiksi) melalui proses kreatif, dimulai dengan mencari, menemukan, dan menggali ide. Cerita dirangkai dengan menggunakan “rumus” 5 W + 1 H. Di mana seting/lokasi ceritanya, siapa pelaku ceritanya, apa yang akan diceritakan, kapan peristiwa-peristiwa berlangsung, mengapa peristiwa-peristiwa itu terjadi, dan bagaimana cerita itu dipaparkan.

Eksposisi

Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik.

Contoh:

Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjaan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan.

Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.

Topik yang tepat untuk eksposisi, antara lain:

  • Manfaat kegiatan ekstrakurikuler
  • Peranan majalah dinding di sekolah
  • Sekolah kejuruan sebagai penghasil tenaga terampil.
  • Tidak jarang eksposisi berisi uraian tentang langkah/cara/ proses kerja.

Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.

Contoh paparan proses:

Cara mencangkok tanaman
  1. Siapkan pisau, tali rafia, tanah yang subur, dan sabut secukupnya.
  2. Pilihlah ranting yang tegak, kekar, dan sehat dengan diameter kira-kira 1,5 sampai 2 cm.
  3. Kulit ranting yang akan dicangkok dikerat dan dikelupas sampai bersih kira-kira sepanjang 10 cm.

Langkah menyusun eksposisi:

  • Menentukan topik/tema;
  • Menetapkan tujuan;
  • Mengumpulkan data dari berbagai ;
  • Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih;
  • Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi.

Argumentasi

Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat atau kesimpulan dengan data atau fakta sebagai alasan atau bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.

Contoh:

Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.

Tema/topik yang tepat untuk argumentasi, misalnya:

  • Disiplin kunci sukses berwirausaha
  • Teknologi komunikasi harus segera dikuasai
  • Sekolah Menengah Kejuruan sebagai aset bangsa yang potensial

Langkah menyusun argumentasi:

  • Menentukan topik/tema;
  • Menetapkan tujuan;
  • Mengumpulkan data dari berbagai ;
  • Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih;
  • Mengembangkan kerangka menjadi karangan argumentasi.

Persuasi

Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.

Topik/tema yang tepat untuk persuasi, misalnya:

  • Katakan tidak pada NARKOBA
  • Hemat energi demi generasi mendatang
  • Hutan sahabat kita
  • Hidup sehat tanpa rokok
  • Membaca memperluas cakrawala

Langkah menyusun persuasi:

  • Menentukan topik/tema;
  • Merumuskan tujuan;
  • Mengumpulkan data dari berbagai ;
  • Menyusun kerangka karangan;
  • Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan persuasi.

Referensi

  1. ^ Umam (2022-02-16). "Pengertian Artikel, Tujuan, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya". Gramedia Literasi. Diakses tanggal 2023-04-05.