BANYUWANGI – matahari terbit di jawa

Gambar banyuwangi  matahari terbit di jawaGambar banyuwangi  matahari terbit di jawa

BANYUWANGI – THE SUNRISE OF JAVA

“Banyuwangi Bahagia” tagline baru Kabupaten Banyuwangi – Jelang akhir jabatannya, Bupati Abdullah Azwar Anas menggelar apel khusus pada Kamis (14/10/2015). Dalam apel tersebut Bupati Anas berpamitan dihadapan para PNS Kabupaten Banyuwangi yang berjuluk The Sunrise of Java ini.
Ada pesan singkat yang disampaikan Anas untuk PNS dan warga Banyuwangi dalam sambutannya yakni “Jangan Lupa Bahagia!”

BANYUWANGI - matahari terbit di jawa
Pada apel terakhir masa jabatannya, Bupati Anas luncurkan tagline baru “Banyuwangi Bahagia” (foto : Detik.com)

“Yang dicari adalah bahagia. Hidup perlu bahagia, negara perlu bahagia. Jangan lupa bahagia,” tegas Anas saat memimpin apel di halaman Kantor Pemda Banyuwangi, Jalan Ahmad Yani No 100.
Bahagia yang dimaksud Anas tak hanya diartikan secara harfiah. Namun sebagai tagline untuk Kabupaten Banyuwangi, yaitu “Banyuwangi Bahagia” yang merupakan akronim dari Banyuwangi berakhlak, sejahtera, guyub, indah dan aman.

Banyuwangi Bahagia merupakan akronim dari Banyuwangi berakhlak, sejahtera, guyub, indah dan aman.

Menurut Anas, berakhlak ialah dengan memiliki karakter dan prinsip hidup yang kuat dan bahagia itu berarti rakyat harus sejahtera. Sedangkan guyup ekspektasinya lebih dari rukun, tetapi memaknai arti gotong royong dan bersama sama mewujudkan kota yang indah. Tak hanya indah, Banyuwangi juga ditata menjadi kota yang aman untuk dikunjungi.
“Target saya adalah masyrakat Banyuwangi bahagia, jadi bukan hanya sejahtera saja. Percuma kalau income per kapita tinggi tapi angka bunuh diri juga tinggi,” kata Anas.
Selain bahagia, Anas juga mewanti-wanti agar PNS dan warga Banyuwangi tak disengsarakan oleh gengsi yang hanya berujung pada gaya hidup tak sehat. Kedepan, Banyuwangi Bahagia akan dijadikan Anas sebagai tagline baru sebagai spirit membangun Banyuwangi

Jangan mau disengsarakan sama gengsi, jangan hanya pakai status, jangan boros, jangan ikuti gaya hidup malah nambah hutang. Ayo wujudkan Banyuwangi Bahagia, ini cita cita yang harus kita wujudkan sama sama, spirit baru bagi Banyuwangi,” pesan Anas.

Anas mengungkapkan harapan agar masa transisi tersebut pelayanan publik harus terus ditingkatkan dan seluruh PNS tetap produktif dalam bekerja.
Tak lupa Anas juga meminta maaf pada semua karyawan sebab belum bisa menuntaskan program kesejahteraan tunjangan kinerja karyawan. Dan secara khusus Anas memohon maaf pada rakyat Banyuwangi lantaran masa 5 tahun jabatan belum sepenuhnya menyelesaikan pekerjaan infrastruktur di seluruh pelosok Banyuwangi.
Bagaimanapun fakta berbicara, Banyuwangi dibawah kepemimpinan Bupati Azwar Anas dan Yusuf Widyatmoko telah banyak membawa perubahan dan prestasi diberbagai bidang.
Saat terpilih menjadi bupati pada 2010 lalu, Anas bertekad mengubah stigma negatif tentang Banyuwangi sebagai daerah santet, kotor, dan tempat perlintasan bagi pelancong yang ingin ke Bali.
Perlahan tapi pasti, dia berhasil memoles Banyuwangi menjadi daerah yang terpandang, baik dari sisi keindahan kota, pariwisata, kesejahteraan rakyat, hingga ke soal teknologi informasi. Dalam lima tahun kepemimpinannya, puluhan prestasi ditorehkan oleh Anas, baik secara pemerintahan maupun secara kepemimpinannya.
Bagaimana Azwar melakukan itu semua? Berikut wawancara wartawan portal berita Republika.co.id dengan Bupati Abdullah Azwar Anas yang mungkin bisa menggambarkan berbagai upaya dan terobosan yang telah dilakukannya untuk membawa Banyuwangi menjadi daerah dengan segudang pencapaian.
Apa yang Anda lakukan saat pertama kali menjadi bupati?
Di tahun pertama, yang kami kerjakan adalah langkah-langkah reformasi birokrasi. Problemnya, suka tidak suka, kemampuan mereka bervariasi. Sementara, tantangan di luar birokasi itu banyak sekali sehingga kita harus berbenah. Perubahan pelayanan publik di luar itu besar sekali, yang harus dipastikan, kita harus berbenah.
Kita harus berinovasi, kalau tidak kita jadi stres karena bisanya hanya marah-marah ke birokrasi. Yang pertama, kita tingkatkan kualitas dan kedua kita jaga kekompakan. Bagaimana caranya, bupati dan wakil harus solid. Kedua, kualitas harus dibenahi, yang ada di-upgrade dengan memanggil pakar dari luar, misalnya dengan ESQ.
Selain itu, kita lakukan rekrutmen baru dengan standar kualifikasi yang bagus. Kalau dulu melamar PNS itu kelas tiga, karena kelas satu ke swasta dan perbankan. Tapi sekarang, kita mencari yang kelas satu.

Kalau dulu melamar PNS itu kelas tiga, karena kelas satu ke swasta dan perbankan. Tapi sekarang, kita mencari yang kelas satu.

Apa tantangannya waktu itu?
Tantangannya, kita ini kabupaten, jarak satu kecamatan dengan yang lainnya sangat jauh. Banyuwangi itu satu kecamatan dengan yang lainnya bisa tiga jam perjalanan. Bagaimana meningkatkan pelayanan publik, kendaraannya adalah teknologi informasi.
Bagaimana mengaplikasikan teknologi informasi tersebut?
Kita buat smart kampung. Smart kampung ini mendorong kampung-kampung untuk melek teknologi, misalnya bisa berbisnis online. Kita punya program bayi ‘lahir procot bawa akte’. Itu bukan semata-mata lahir bawa akta, secara teknis itu susah, makanya kita harus mengoneksikan IT, antara disdukcapil, puskesmas, dan lain-lain. Makanya, smart kampung itu kita kerjakan. kita belanja bandwidth untuk peningkatan birokrasi.
Apa dampak dari strategi ini?
Pelayanan ini ujungnya ekonomi mikro harus tumbuh. Karena investasi besar tidak banyak menyerap lapangan pekerjaan, tapi usaha mikro yang kecil-lah yang banyak menyerap tenaga kerja. Selain itu, kredit harus ditingkatkan. Selain kredit, mereka juga butuh perlindungan pasar. Sejak 2010, kami mengambil keputusan tidak mengizinkan satu pun pasar modern. Kedua, yang kami larang adalah pembangunan mal.
Kami kendalikan mal, yang kami izinkan mal 30 km dari pusat kota. Intinya, rakyat perlu proteksi. Buah dari ini adalah pengurangan kemiskinan dan masuknya investasi.

Intinya, rakyat perlu proteksi… Investasi besar tidak banyak menyerap lapangan pekerjaan, tapi usaha mikro yang kecil-lah yang banyak menyerap tenaga kerja.

Pariwisata Banyuwangi meningkat, apa rahasianya?
Banyuwangi dulu tidak terkenal dan jauh dari mana-mana. Banyuwangi itu tempat transit. Orang ke Bali, turun kencing naik bus lagi. Image-nya sangat kurang nyaman. Banyuwangi sebelah barat gunung, sebelah utara hutan, selatan laut, terkenal Nyi Roro Kidul, di selatan ada alas purwo. Dulu itu handicap, orang tidak mau ke Banyuwangi.
Ini saya baca sebagai peluang. Saya baca, tren dunia sekarang ingin kembali ke alam, ingin berwisata alam, ke hutan, atau ke gunung. Peluang ini harus didefinisikan tepat. Kedua, kuncinya meyakinkan publik. Maka, kita bangun ecotourism. Karena kita punya hutan banyak, air melimpah, tiga taman nasionalyang mengapit Banyuwangi, tidak semua daerah punya. Itu ciptaan Allah. Mal bisa dibangun, taman nasional tidak bisa.

Mal bisa dibangun, taman nasional tidak bisa.

Di sinilah kita jual, kita jual ecotourism. Di samping penguatan pertanian, pariwisata jadi pilihan. Karena kalau menjual alam ada batasnya, ada waktunya habis. Industri jasa pariwisata tidak ada matinya. Amerika, Prancis, Malaysia hidup salah satunya karena pariwisata. Kenapa? Karena, ke depan tren pertumbuhan ekonomi ditopang oleh wisata.
Pariwisata yang dikembangkan, mengapa berbeda dengan daerah lainnya?
Pariwisata, kalau dibangun tidak hati-hati, arahnya ke free sex. Kalau tidak hati-hati, bisa berat. Kita belajar, ada kawasan Puncak. Bagaimana di Puncak sekarang banyak tempat-tempat yang disalahgunakan. Sejak awal, saya juga bilang ke staf, kita tidak meniru Bali. Saya yakinkan mereka, Bali dengan segala kehidupan malamnya, dengan kebebasannya, hanya mendatangkan 4,9 juta wisatawan per tahun. Benchmark kita bukan Bali, tapi beberapa negara bagian di Malaysia.

Sejak awal, saya juga bilang ke staf, kita tidak meniru Bali… Benchmark kita bukan Bali, tapi beberapa negara bagian di Malaysia.

Wisata tak harus hiburan malam. Sejak awal, kita membangun ecotourism, yang kelasnya menengah ke atas. Karena sekarang, orang ingin ke gunung, ke hutan, ke pantai. Banyuwangi tidak menjual wisata hiruk pikuk.
Anda berhasil menutup 13 lokalisasi, bagaimana caranya?
Di Banyuwangi kita enggak ada perda antimaksiat, tapi kita sudah menutup 13 lokalisasi. Dua puluh tahun perda antimaksiat gagal diketuk di dewan. Saya pidato ke mana-mana, saya berbicaranya soal penyebaran HIV/AIDS, itu dalam waktu 3,5 tahun. Caranya macam-macam, mulai dari memasang CCTV. Saya bilang, bukan hanya PSK-nya yang diawasi, tapi yang datang juga.
Saya membuktikan kepada teman-teman, tanpa lokalisasi, tanpa karoke, wisata Banyuwangi tumbuh. Ini tesis baru, kegagalan teman-teman, syariah dikedepankan, infrastruktur tidak disiapkan. Rata-rata yang pakai perda syariah dikedepankan gagal.

Saya membuktikan kepada teman-teman, tanpa lokalisasi, tanpa karoke, wisata Banyuwangi tumbuh.

Berapa PAD dari sektor pariwisata?
PAD bagi saya nomor sekian. PAD itu ada yang direct impact dan indirect impact. Contoh, ketika saya memperbaiki Pantai Boom, saya tidak menghitung PAD, tapi bagaimana rakyat kami bisa bahagia. Yang tadinya kumuh, sekarang bersih, orang jadi bahagia. PAD kami, naik dari Rp 90 miliar menjadi Rp 200 miliar. APBD kita naik dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 2,5 triliun.
Income per kapita Banyuwangi dulu Rp 15 juta. Sekarang Rp 25,5 juta. Dari situ, ekonomi rakyat menggeliat. Ini terjadi bukan hanya karena bupatinya, tetapi karena partisipasi rakyat. Kami menggalang partisipasi publik.
Pendapatan per Kapita Banyuwangi Capai Rp33,7 Juta di 2015
Geliat industri usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Banyuwangi memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap income per kapita masyarakat. Setidaknya pada tahun 2015 ini income per kapita Kabupaten Banyuwangi meningkat menjadi Rp33,7 Juta per orang per tahun.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik (BPS) ada peningkatan income per kapita masyarakat Banyuwangi. Ia menjelaskan, tahun 2010 income per kapita Banyuwangi hanya Rp14,7 Juta per orang per tahun.
“Angka ini di bawah Kabupaten Malang, Surabaya dan lain-lain. Dan pada tahun 2013, income per kapita Kabupaten Malang menjadi Rp19,6 Juta dan Banyuwangi sudah Rp21,8 Juta,” jelas Anas di Banyuwangi Batik Festival (BBF) tahun 2015 ini Taman Blambangan.
Anas menambahkan, bulan ini telah mendapatkan angka konsolidasi dari BPS, income per kapita masyarakat Banyuwangi menjadi Rp33,7 juta per orang per tahun. Menurutnya, kenaikan ini adalah pertanda baik dalam peningkatan ekonomi di Banyuwangi.
(Okezone.com)
Bagaimana cara Anda mewujudkan Banyuwangi dari daerah terkotor menjadi terbersih?
Program ecotourism dan Banyuwangi hijau harus paralel, antara memahamkan rakyat dan ketertiban dengan kesejahteraan. Kalau ketertiban saja, tapi rakyat tidak mendapatkan dampak, ini tidak akan berjalan. Banyuwangi hijau itu harus mencakup semua masyarakat, termasuk ulama, melalui khutbah jumat mengenai gerakan hijau. Bantuan sosial kami untuk masjid tidak akan diberikan jika masjid tidak menanam pohon di halamannya.

Kalau ketertiban saja, tapi rakyat tidak mendapatkan dampak, ini tidak akan berjalan.

Kita juga punya program sedekah pohon. Tahun ini kita punya festival toilet bersih. Gerakan sedekah oksigen, juga di-launching di gereja dan pura, semua khutbah tentang Banyuwangi hijau.
Anda mendatangkan sejumlah perguruan tinggi negeri terkenal di Banyuwangi, apa motivasinya?
Pendidikan ktia sudah jalan, perguruan tinggi kita sudah banyak. Jangan sampai daerah ini maju, tapi masyarakatnya jadi penonton karena SDM-nya tidak disiapkan. Perlu institusi besar yang menjadi jangkar menarik yang lain.

Jangan sampai daerah ini maju, tapi masyarakatnya jadi penonton karena SDM-nya tidak disiapkan.

Dari situ, kita menghibahkan tanah untuk sekolah pilot negeri, politeknik negeri, kemudian ada Universitas Airlangga. Saya melihat setiap bupati baru selalu ganti kebijakan. Ada hal yang tidak boleh diubah adalah pendidikan. Dengan adanya kampus-kampus negeri ini, harapannya kebijakan pendidikan Banyuwangi tidak berubah karena ia menjadi jangkar. Target saya lima tahun ke depan, institusi pendidikan akan semakin ramai. Ke depan, akan dibangun politeknik perikanan dan pelayaran.
Apa yang Anda lakukan dalam bidang kesehatan?
Dulu kalau sakit, sedikit-sedikit warga Banyuwangi larinya ke dukun. Sekarang kalau sakit, sedikit-sedikit ke puskesmas. Asuransi sebelum ada BPJS sudah kita dorong, termasuk untuk sektor informal, termasuk semua tukang sapu di Banyuwangi kita asuransikan. Angka harapan hidup kita terus naik. Sekarang rata-rata 70 tahun.

Semua tukang sapu di Banyuwangi kita asuransikan

Hasil survei menyebut tingkat kepuasan masyarakat Banyuwangi tinggi?
Orientasi kinerja kita ke customer, sekarang perusahaan mengukur tingkat kepuasan pelanggan. Di Banyuwangi, setiap semester kita survei. Kita pakai salah satunya lembaga survei kredibel, Lingkaran Survei Indonesia atau LSI. Setiap enam bulan kita survei. Berbagai pelayanan disurvei. Dulu, hanya sekitar 40 persen warga puas, sekarang naik 80 persen. Kita bukan hanya mengukur rakyat puas tidak puas, tapi yang membuat tidak puas bagian mana sih, kita perbaiki. Ini saya meniru di negara-negara Barat.

Kita bukan hanya mengukur rakyat puas tidak puas, tapi yang membuat tidak puas bagian mana sih, kita perbaiki. Ini saya meniru di negara-negara Barat.

Ini cara kami mengukur rakyat kami sudah puas atau tidak, mulai dari sisi keamanan, lapangan pekerjaan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Dari survei ini, mata kami lebih terbuka. Misalnya, sektor ini harus diperkuat, sektor itu masih lemah. Orientasi kita bukan hanya statistik, tetapi harus diimbangi dengan tingkat kepuasan rakyat, yang berkorelasi dengan tingkat kebahagiaan rakyat.
Apa filosofi Anda dalam memimpin?
Ini banyak masalah. Butuh inovasi. Perlu sesuatu yang segar, tapi tidak melanggar aturan. Perlu terobosan, cara-cara baru agar masalahnya bisa diatasi. Masalah ini selalu akan hadir. Kita jangan menghindari, tapi menyelesaikan masalah. Kunci dari menyelesaikan masalah ini, perlu semangat dari leader. Kalau pimpinannya enggak semangat, anak buah juga enggak semangat.

Kunci dari menyelesaikan masalah ini, perlu semangat dari leader. Kalau pimpinannya enggak semangat, anak buah juga enggak semangat.

Apa yang kita kerjakan biasanya dinilai orang lain. Ketika ketika dinilai orang lain berhasil, biasanya anak buah semangat. Saya mendapat pengharagaan, itu bukan buat saya, itu penghargaan buat staf-staf saya, kebetulan saya bupatinya. Kalau saya berinovasi tanpa didukung staf-staf saya, tentu tidak akan berhasil.
Inovasi juga harus didukung rakyat. Rakyat akan mendukung kalau kita berhasil menjelaskan kepada rakyat. Kalau rakyat sudah dijelaskan, rakyat akan terlibat. Kalau rakyat terlibat, roda akan berputar. Menurut saya, tidak ada sesuatu yang berhasil, kecuali ada kesungguhan dan dukungan dari banyak orang.
Inovasi juga harus didukung rakyat. Rakyat akan mendukung kalau kita berhasil menjelaskan kepada rakyat. Kalau rakyat sudah dijelaskan, rakyat akan terlibat. Kalau rakyat terlibat, roda akan berputar. Menurut saya, tidak ada sesuatu yang berhasil, kecuali ada kesungguhan dan dukungan dari banyak orang.
Sejumlah Prestasi Kabupaten Banyuwangi
1. Angka penurunan kemiskinan:
2010: 20,09 %
2011: 11,25 %
2012: 10,47 %
2013: 9,94 %
2014: 9,57 %
2. APBD
2010: 1,4 T
2011: 1,39 T
2012: 1,7 T
2013: 1,8 T
2014: 2,2 T
2015: 2,5 T
3. PAD
2010: Rp. 87 M
2011: Rp. 91,3 M
2012: Rp. 119,6 M
2013: Rp. 208,9 M
2014: Rp. 249 M
4. Penghargaan Adipura 2013 dan 2014.
5. Peningkatan Kunjungan Wisatawan:
2010:
wisatawan nusantara (wisnus): 654.602
wisatwan mancanegara (wisman): 16.977
2011:
Wisnus: 789.101
Wisman: 13.377
2012
Wisnus: 860.831
Wisman: 5.502
2013
Wisnus: 1.057.952
Wisman: 10.426
2014
Wisnus: 1.500.735
Wisman: 27.698
6. Teknologi Informasi
– Banyuwangi diresmikan sebagai kota digital society pada 2013 dengan pemasangan 1.100 titik wi-fi.
– Pada 2015 sudah mencapai 1.900 titik
Sejumlah Penghargaan Pribadi
– Bupati dengan kinerja sangat tinggi versi Kemendagri (2014).
– Inspiring Young Leader sebagai Progressive Leader. Penghargaan diserahkan Presiden Jokowi di Jakarta (2014).
– Marketer of The Year pada Indonesia Marketing Champion 2014 untuk kategori kalangan pemerintahan oleh MarkPlus Inc.
– Bupati yang memajukan agrowisata ruang terbuka hijau, bunga, dan usaha kreatif dari Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011).
– Pelopor pembangunan UMKM Terbaik oleh Universitas 11 Maret Surakarta (2013).
(sumber : Detik.com, Kompas.com, Republika.co.id)

Mungkin Anda Suka  Taman Makam Pahlawan Banyuwangi

BANYUWANGI – matahari terbit di jawa

"wisata banyuwangi" - Google Berita

Kadis Pariwisata Banyuwangi Dirotasi Bersamaan dengan 50 Pejabat Lain, Bupati Singgung Zona Nyaman - Viva Baca Selengkapnya

Potret Kampung Terpencil di Banyuwangi, Warga Andalkan Satu-satunya Truk Milik Crazy Rich Setempat untuk ... - Merdeka.com Baca Selengkapnya

Inilah 4 Wisata Pantai Andalan di Kota Banyuwangi, Tiket Masuk Hanya Rp 5.000 - Radar Banyuwangi - Radar Banyuwangi Baca Selengkapnya

Ada Wisata Hits di Banyuwangi, HTM Murah Meriah Hanya Rp 5 Ribu, Viewnya Bikin Seger, Cocok Buat Healing Sambil Foto-Foto - RBG.id - RBG Baca Selengkapnya

Viral Ratusan Lumba-Lumba Migrasi Lewat Banyuwangi Direkam Warga - detikTravel Baca Selengkapnya

Wisata Umbul Bening Banyuwangi: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka - Kompas.com - Kompas.com Baca Selengkapnya

Mungkin Anda Suka  Stasiun Kereta Api Karangasem Banyuwangi

29 Tempat Wisata Banyuwangi, Mulai dari Alam hingga Budaya yang Paling Populer - kumparan.com - kumparan.com Baca Selengkapnya

Wisata Terbaru 2024 Pantai Cacalan Banyuwangi? Menyusuri Keindahan Pantai dengan Berkuda, Rasakan Sensasinya! - jogja.disway.id - Jogja Disway Baca Selengkapnya

Enam Rekomendasi Destinasi Wisata Libur Akhir Tahun di Banyuwangi - TIMES Indonesia Baca Selengkapnya

Eksotisme Wisata Jopuro Banyuwangi, Sejuknya Mata Air Gunung Ijen hingga Warna-warni Capung yang Menyita ... - Merdeka.com Baca Selengkapnya

Jos! Dua Agenda Wisata Banyuwangi Masuk KEN Kemenparekraf 2024 - Jatim Solopos.com Baca Selengkapnya

Wisata ke Umbul Bening di Banyuwangi, Bisa Naik Sepeda Air - Kompas.com - Kompas.com Baca Selengkapnya

Antaboga Banyuwangi, Wisata Religi 6 Agama di Hutan Lereng Gunung Raung - detikJatim Baca Selengkapnya

6 Destinasi Wisata Banyuwangi Paling Banyak Dikunjungi Selama Libur Nataru, Nomor 1 Bukan Kawah Ijen - Radar Banyuwangi - Radar Banyuwangi Baca Selengkapnya

Rekomedasi Wisata Terbaru 2024 Pantai Banyuwangi? Pemandangan Estetik, Banyak Spot Instagramable Dijamin Betah - jogja.disway.id - Jogja Disway Baca Selengkapnya

Gambar banyuwangi  matahari terbit di jawaGambar banyuwangi  matahari terbit di jawa

Informasi

Sumber : id.wikipedia.org


Informasi yang dinyatakan dalam kode ASCII untuk kata "Wikipedia"

Informasi

Etimologi

Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.

Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.

Para Yunani kuno kata untuk form adalah μορφή (morphe; cf. morph) dan juga εἶδος (eidos) "ide, bentuk, set", kata yang terakhir ini biasa digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian Aristoteles) untuk menunjukkan identitas yang ideal atau esensi dari sesuatu (lihat Teori bentuk). "Eidos" juga dapat dikaitkan dengan pikiran, proposisi atau bahkan konsep.

Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta sering kali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) sering kali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat.

Informasi merupakan hasil dari pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang (Sutanta, 2011). Informasi adalah data yang telah di rangkum atau di manipulasi dalam bentuk lain untuk tujuan pengambilan keputusan (William, 2007).

Sedangkan menurut (Fajri, 2014) informasi dapat diartikan suatu data yang telah diproses dan diubah menjadi konteks yang berarti sehingga memiliki makna dan nilai bagi penerimanya dan biasa digunakan untuk pengambilan keputusan.

Istilah

Banyak orang menggunakan istilah "era informasi", "masyarakat informasi," dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata "informasi" sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.

Ciri-ciri

Informasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Benar atau salah, dalam hal ini informasi berhubungan dengan kebenaran atau kesalahan terhadap kenyataan.

b. Baru, informasi harus benar-benar baru bagi si penerima.

c. Tambahan, informasi dapat memperbarui atau memberikan perubahan terhadap informasi yang telah ada.

d. Korektif, informasi dapat digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar.

e. Penegas, informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap informasi semakin meningkat.

Sumber

Informasi ber dari data. Data merupakan hasil pengolahan model, bentuk, atau organisasi tertentu. Nilai yang terkandung di dalam data digunakan untuk menambah pengetahuan. Data merupakan objek, sedangkan informasi menjadi subjek yang bermanfaat bagi penerimanya.

Jenis

Berdasarkan persyaratan yang diperlukan

Informasi yang tepercaya

Dalam manajemen, suatu informasi harus dapat dipercaya. Tingkat kepercayaan informasi memberi dampak pada hasil keputusan yang diambil. Apabila informasi yang diterima oleh pengelola merupakan informasi yang benar maka keputusan yang diambil dapat tepat dan optimal. Tingkat kepercayaan informasi dapat didasarkan kepada sifat dari individu yang menjadi nara. Informasi yang tepercaya berasal dari individu yang memiliki sifat jujur dalam menyampaikan data.

Informasi yang tepat waktu

Informasi yang tepat waktu merupakan informasi yang telah tersedia ketika dibutuhkan. Tingkat ketepatan waktu bagi pengelola informasi dapat berbeda-beda. Perbedaan terletak dari tingkat kebutuhan pengelola informasi terhadap keberadaan informasi dalam tenggat waktu tertentu.

Informasi yang bernilai

Informasi yang bernilai ialah informasi yang berharga dan memberi manfaat dalam suatu pengambilan keputusan. Suatu keputusan yang berharga, yaitu keputusan yang diperoleh dari pilihan-pilihan yang memiliki risiko paling kecil. Manfaat bagi suatu pengambilan keputusan sangat ditentukan oleh nilai informasi.

Berdasarkan dimensi waktu

Informasi masa lalu

Informasi masa lalu merupakan informasi yang membahas mengenai peristiwa yang telah berlalu. Penggunaan informasi masa lalu sangat jarang, tetapi tetap diperlukan sewaktu-waktu. Penyimpanan informasi masa lalu bersifat rapi dan teratur.

Informasi masa kini

Informasi masa kini merupakan informasi yang memiliki data bersifat aktual. Isi informasi berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada masa sekarang.

Berdasarkan sasaran pengguna

Informasi individual

Informasi individual adalah informasi yang digunakan oleh pembuat keputusan dan kebijakan. Selain itu, informasi individu juga ditujukan kepada seseorang yang diharapkan dapat memberi tanggapan terhadap informasi yang diperolehnya.

Informasi komunitas

Informasi komunitas adalah informasi yang ditujukan kepada publik, organisasi, atau suatu kelompok tertentu di masyarakat. Sasaran pengguna informasi komunitas disesuaikan dengan tujuan dari penyampaian informasinya. Media yang digunakan untuk penyebaraan informasi komunitas dapat berupa surat kabar, majalah, radio, televisi, poster, spanduk, pamflet, atau folder.

Mungkin Anda Suka  Jasa Pembuatan Repeater Banyuwangi

Berdasarkan tujuan penggunaan

Berdasaran tujuan penggunaannya, informasi dibedakan menjadi:

  1. Informasi pengumpulan data, merupakan informasi untuk menjawab pertanyaan melalui pengumpulan data.
  2. Informasi pengarahan perhatian, merupakan informasi yang menyelesaikan perilaku menyimpang.
  3. Informasi pemecahan masalah, merupakan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan. Penggunaan informasi ini dilakukan pada pengambilan keputusan atau kebijakan yang belum pernah ada sebelumnya.

Nilai

Nilai dari suatu informasi ditentukan oleh manfaat yang dihasilkannya dan biaya untuk mendapatkannya. Jika manfaat yang diperoleh dari informasi lebih besar dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya, maka informasi tersebut dianggap berharga.

  1. Biaya perangkat keras, merupakan biaya yang diperlukan untuk mekanisasi. Sifat biaya ini adalah tetap dan meningkat sesuai dengan kerumitan kegiatan pengumpulan data.
  2. Biaya analisis, merupakan biaya yang meningkat sesuai dengan tingkat mekanisasi yang lebih tinggi
  3. Biaya lingkungan dan tempat, merupakan biaya yang dapat berubah sesuai dengan tingkat mekanisasi yang tinggi.
  4. Biaya perubahan, merupakan biaya yang meliputi setiap jenis perubahan metode ke metode yang lain
  5. Biaya operasi, merupakan biaya yang digunakan untuk keperluan proses pengumpulan informasi. Penggunaan biaya untuk keperluan gaji pekerja, serta pemeliharaan fasilitas dan sistem informasi.

Informasi dalam konteks sistem informasi akan menjadi bernilai, semakin formal, dan ideal apabila didasarkan pada sepuluh sifat menurut Burch dan Strater (Davis, 1999: 58—59) berikut:

  1. Accesibility: sifat ini menunjukkan mudah dan cepatnya diperoleh keluaran informasi.
  2. Luas dan lengkapnya (comprehensiveness): sifat ini menunjukkan lengkapnya isi informasi. Hal ini tidak berarti hanya mengenai volumenya, tetapi juga mengenai output informasinya.
  3. Ketelitian (accuracy): berhubungan dengan tingkat kebebasan dari kesalahan pengeluaran informasi.
  4. Kecocokan (appropriateness): sifat ini menunjukkan seberapa jauh keluaran informasi berhubungan dengan permintaan para pemakai. Isi informasi harus berhubungan dengan masalah.
  5. Ketepatan waktu (timeliness): berhubungan dengan waktu yang dilalui dan yang lebih pendek pada saat diperolehnya informasi.
  6. Kejelasan (clarify): atribut ini menunjukkan tingkat keluaran informasi dan bebas dari istilah-istilah yang tidak dipahami.
  7. Keluwesan (flexibility): sifat ini berhubungan dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi.
  8. Dapat dibuktikan (verifiability): atribut ini menunjukkan kemampuan beberapa pengguna informasi untuk menguji keluaran informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.
  9. Tidak ada prasangka (freedom from bias): sifat ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna mendapatkan kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.
  10. Dapat diukur (quantifiable): sifat ini menunjukkan hakikat informasi yang dihasilkan pada sistem informasi formal.

Menurut Zorkoczy (1988: 14), suatu informasi yang bermutu tinggi dapat membuat si penerima peka terhadap lingkungan sehingga mampu mengambil tindakan untuk mengatasi setiap perubahan situasi yang terjadi. Daya atau kemampuan yang dimiliki informasi ini tampak dalam kemampuannya membentuk gagasan, baik fisik maupun mental. Dalam kelanjutannya, informasi yang bermutu rendah dapat menimbulkan kesalahpahaman atau penyimpangan makna sebagai akibat suatu gangguan terhadap informasi atau proses transmisi.

Kualitas

Akurat

Penyajian informasi harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Pengujian keakuratan informasi umumnya dilakukan dengan menggunakan dua orang atau lebih yang memiliki keadaan yang berbeda. Jika hasil yang diperoleh sama, maka data dianggap akurat.

Tepat waktu

Informasi harus tersedia atau ada pada saat diperlukan. Penyediaan informasi tidak dapat ditunda waktunya.

Relevan

Informasi yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan. Kesesuaian kebutuhan didasarkan pada penggunaan informasi tersebut. Informasi harus memenuhi kebutuhan setiap pengguna dengan tingkatan yang berbeda-beda.

Lengkap

Penyajian informasi harus diberikan secara lengkap. Kelengkapan informasi berkaitan dengan keterangan waktu atau keterangan peristiwa.

Efektifitas

Penyajian informasi harus sesuai dengan kebutuhan pemakai guna mendukung suatu kegiatan. Selain itu, penyajian harus dilakukan dalam waktu yang tepat dengan bentuk yang tepat. Informasi harus dapat dipahami, menggunakan bentuk yang tetap dan tidak berubah-ubah dan memiliki isi secara lengkap yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Efisiensi

Informasi harus diperoleh dari daya tertentu. Pemanfaatan daya dilakukan secara optimal.

Konfidensial

Penyajian informasi yang diberikan harus mampu memperoleh perlindungan dari pihak yang berwenang. Perlindungan dimaksudkan untuk mencegah ancaman dari pihak yang tidak berwenang akibat adanya informasi yang dapat menyinggung pihak-pihak tertentu.

Integritas

Informasi yang diperoleh dari hasil pengolahan data harus diolah secara terpadu. Dalam pengolahan data, harus menyesuaikan dengan aturan-aturan yang berlaku.

Ketersediaan

Informasi harus tersedia kapan pun sehingga harus selalu ada saat diperlukan. Pengamanan terhadap daya informasi harus selalu ada.

Kepatuhan

Informasi yang dihasilkan harus mengikuti peraturan, undang-undang atau peraturan pemerintah. Tiap informasi harus memiliki nilai tanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan bagi pihak yang memiliki informasi dan pihak yang menerima informasi.

Kebenaran

Penyajian informasi oleh sistem informasi harus dilakukan dengan benar. Sumber informasi harus berasal dari yang dapat dipercaya. Informasi yang benar ini kemudian dapat digunakan untuk pihak manajemen dalam menjalankan kegiatan lainnya.

Siklus

Informasi diperoleh dari sikus pengolahan data dengan model pengolahan tertentu. Penerima informasi akan memperoleh hasil pengolahan data untuk menghasilkan keputusan dan melakukan tindakan baru. Tindakan ini kemudian menghasilkan data baru yang digunakan sebagai masukan bagi pembentukan informasi baru. Pembentukan informasi dari pengolahan data terjadi secara terus-menerus dan berulang.

Kegunaan

Sebagai masukan sensorik

Sering kali informasi dipandang sebagai jenis input ke sebuah organisme atau sistem. Beberapa masukan penting untuk fungsi organisme (misalnya, makanan) atau sistem (energi) dengan sendirinya. Dalam bukunya Sensory Ecology, Dusenbery menyebutkan itu kausal input . input lainnya (informasi) yang penting hanya karena mereka berhubungan dengan kausal input dan dapat digunakan untuk memprediksi terjadinya masukan kausal di lain waktu (atau mungkin tempat lain).

Beberapa informasi adalah penting karena asosiasi dengan informasi lain harus ada koneksi ke kausal input. Dalam praktiknya, informasi biasanya dilakukan oleh rangsangan yang lemah yang harus dideteksi oleh sistem sensorik yang khusus dan diperkuat oleh input energi sebelum mereka dapat berfungsi untuk organisme atau sistem. Misalnya, cahaya sering merupakan masukan kausal ke tanaman, tetapi memberikan informasi kepada hewan. Berwarna terang tercermin dari bunga terlalu lemah untuk melakukan banyak pekerjaan fotosintesis, tetapi sistem visual dari lebah mendeteksi dan sistem saraf lebah menggunakan informasi untuk memandu lebah kepada bunga, di mana lebah untuk menemukan nectar atau pollen, yang merupakan masukan kausal, melayani fungsi nutrisi.

Sebagai representasi dan kompleksitas

Ilmu Kognitif dan terapkan matematika Ronaldo Vigo berpendapat bahwa informasi adalah sebuah konsep relatif yang melibatkan setidaknya dua entitas yang terkait dalam rangka masuk akal. Ini adalah: setiap kategori didefinisikan dimensi-objek S, dan setiap tindakan R. R, pada dasarnya, adalah representasi dari S, atau, dengan kata lain, membawa atau menyampaikan representasional (dan karenanya, konseptual) informasi tentang S. Vigo kemudian mendefinisikan jumlah informasi yang disampaikan R tentang S sebagai tingkat perubahan dalam kompleksitas dari S setiap kali objek dalam R dihapus dari S. bawah "informasi Vigo", pola, invarian, kompleksitas, representasi, dan lima-informasi dasar ilmu universal yang bersatu di bawah kerangka matematis baru. dengan kata lain, kerangka kerja ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan informasi Shannon-Weaver ketika mencoba untuk mengkarakterisasi dan mengukur subjektif informasi.