Air Terjun di Banyuwangi

Gambar air terjun di banyuwangiGambar air terjun di banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi memiliki puluhan wisata airterjun yang tersebar di jumlah kecamatan. Mulai dari kawasan Kaliselogiri,Kecamatan Kalipuro,yang berbatasan dengan KecamatanWongsorejo hinggaKecamatan Kalibaru, terdapat sejumlahair terjun yang rata-rata kondisinyamasih alami sekali, namun menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata dan sebagian besar belum banyak diketahui masyarakat serta belum digarap secara profesional.

Air Terjun Di Banyuwangi
Air Terjun Di Banyuwangi

Berikut ini sejumlah air terjun di Kabupaten Banyuwangi yang dapat Anda nikmati keindahannya.

AIR TERJUN JAGIR

Suasana yang penuh dengan kesegaran mampu membawa pengunjung terhanyut dalam kedamaian. Selain itu, di lokasi tersebut juga terdapat tebing-tebing yang menjulang tinggi, yang cukup menantang bagi para pecinta olahraga adrenalin, dapat mencoba climbing disana.

AIR TERJUN SELLO TIRTO

Lokasi Air terjun Sello Tirto berada di wilayah PTPN XII Kebun Pasewaran, yang terletak di desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, sekitar 50 km dari kota Banyuwangi. Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan 100 meter dari tempat pemberhentian terakhir, selanjutnya menuruni jalan setapak.

AIR TERJUN SELOGIRI

Air terjun Selogiri terletak kira-kira 13 km ke arah utara kota Banyuwangi. Kawasan wisata ini masuk wilayah administrasi Kecamatan Kalipuro. Dinamakan Air Terjun Selogiri karena lokasinya berada di daerah Perkebunan PTPN XII Selogiri. Sebagaimana air terjun lain di Banyuwangi yang lokasinya masuk area perkebunan, diperlukan perjuangan untuk mencapainya, karena harus melalui jalan yang masih berbatu atau jalan makadam.

Untuk menuju lokasi Air Terjun Selorejo bisa menggunakan motor trail atau sport, jangan motor matik mengingat medannya yang berbatu. Jika naik mobil sebaiknya memakai mobil dengan penggerakempat roda atau four wheel drive (4WD).Jika terpaksa memang bisa dicapai dengankendaraan niaga. Tetapi, jangan sekali-kalimenggunakan kendaraan roda empat yangbertipe sedan atau SUV.

Dari Banyuwangi kota melewati jalan raya menuju Pelabuhan penyeberangan Ketapang, menuju ke utara untuk sampai di wilayah Perkebunan Selogiri sejauh 3KM. Setelah melewati terminal Bus, Anda akan menjumpai papan petunjuk menuju ke Air Terjun Selogiri, lalu yang mengarah sebuah jalan yang tidak terlalu lebar.

Anda harus masuk ke gang di sebelah kiri jalan tersebut untuk menuju Perkebunan PTPN XII Selogiri. Dari jalan raya, Air Terjun Selogiri hanya berjarak 7KM atau kira-kira ditempuh selama 40 menit dengan mobil.Anda akan memasuki kawasan hutan dengan mayoritas tanaman kayu jati. Jangan kaget jika di tengah hutan Anda menjumpai perkemahan tentara, karena memang wilayah tersebut sering dipakai kegiatan latihan militer.

Setelah sampai di perbatasan Perhutani, Anda akan menemukan jembatan dengan papan petunjuk berisi ucapan selamatan datang di Hutan Pendidikan Blok Selogiri. Lanjutkan perjalanan sampai Anda menjumpai PAL ARBORETUM, yang berarti Anda sudah berada di lokasi Air Terjun Selogiri.

Dari sini suara gemuruh air terjun terdengar sayup-sayup, yang menandakan bahwa letaknya sudah tidak jauh lagi. Tidak ada tempat parkir di tempat tersebut, jadi biarkan kendaraan Anda di pinggir jalan dan lanjutkan perjalanan sekitar 200m lagi melalui jalan setapak menuju arah Air Terjun Selogiri.

AIR TERJUN KALONGAN

Desa Pesucen, di Kecamatan Kalipuro sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa di bidang wisata alam. Salah satunya adalah Air Terjun Kalongan. Air terjun Kalongan yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter ini, pernah mengalami masa jaya di era 1980 hingga 1990 an, dimana air terjun ini menjadi jujugan bagi warga lokal. Tempat wisata yang dibuka sejak 1980 itu memiliki keindahan yang alami, airnya sangat jernih dan dingin, dikelilingi perbukitan di sekitarnya. Di lokasi wisata ini terdapat kolam pemandian yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Sebuah bendungan dibangun di bawah Kalongan yang memanfaatkan potensi sumber air yang melimpah. Bendungan ini dimanfaatkan untuk air minum di wilayah Kalipuro dan sekitarnya. Namun sangat disayangkan, dalam perkembangannya, karena ketiadaan modal yang cukup, air terjun itu kini tak terawat.

AIR TERJUN KALIBENDO

Air Terjun Kalibendo memiliki ketinggian sekitar 10 M dan berada di dalam kawasan Agro Wisata Kalibendo, yang terletak di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Jaraknya sekitar 15KM dari kota Banyuwangi ke arah barat daya, satu arah dengan lokasi wisata Gunung Ijen. Di kawasan Kalibendo ini terdapat perkebunan karet, kopi dan cengkeh.

Untuk menuju lokasi Air Terjun Kalibendo, dari pusat kota Banyuwangi perjalanan diarahkan ke Terminal Sasak Perot di Desa Bakung, Kecamatan Glagah. Selanjutnya lurus ke arah barat hingga tiba di pertigaan Patung Barong di Desa Banjarsari. Dari pertigaan ini mengambil arah lurus melintasi Desa Kemiren hingga desa Tamansuruh. Selanjutnya perjalanan diteruskan beberapa menit hingga masuk Desa kampung anyar.
Setelah masuk gerbang PT Perkebunan kalibendo dan membayar tiket yang relatif murah, kendaraan dapat diparkir di tempat yang disediakan di depan gedung pertemuan. Dari sini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak, melewati lapangan sepakbola, perkebunan cengkeh dan pohon bendo. Jalannya sangat menanjak dan melewati puluhan anak tangga, sehingga cukup menguras tenaga. Sebaiknya pengunjung jangan datang dalam keadaan perut kosong.

Anak tangga menuju Air Terjun Kalibendo
Selanjutnya akan tiba di sungai dengan jembatan di atasnya. Di pinggir sungai ini banyak ditemui beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman. Pengunjung biasanya mandi atau turun di sungai ini, terdapat kamar ganti baju di tempat ini. Namun harus hati – hati karena banyak lintah nya.

Mungkin Anda Suka  PANTAI BANGSRING BANYUWANGI

Setelah menyeberangi jembatan kayu selebar 1 m di atas sungai tersebut tampak menghampar perbukitan dan tanaman heterogen.
Dari jembatan tersebut perjalanan diteruskan (masih melewati jalan setapak) di sepanjang tebing di sisi atas sungai, sejauh kurang lebih 300 m ke arah barat hingga tiba di sungai lagi. Dan akhirnya ikuti aliran sungai tersebut dengan menyusurinya hingga bertemu dengan tikungan sungai yang dikelilingi tebing. Di balik ujung sungai bertebing itulah lokasi air terjun nya.

AIR TERJUN ANTOGAN

Air Terjun Antogan terletak di Dusun Krajan, Desa Bunder, Kecamatan Kabat. Air terjun ini memiliki ketinggian 7 meter dengan pemandangan sekitar yang masih alami. Pepohonanyang rindang disertaisuara gemericik air membuatsuasana terasa berbeda berada di tempat ini.
Anak-anak dan orang dewasabisa mandi atau sekadar bermainair yang bening. Wargajuga menyewakan ban untukpelampung dengan tarif terjangkau. Jika merasa lapar dan haus, pengunjung dapat menikmati bakso atau makanan lain yang terdapat di sekitar lokasi air terjun.

AIR TERJUN DESA SEGOBANG

Perbukitan di Desa Segobang,Kecamatan Licin, Banyuwangi,tak hanya dikenal memilikiview lereng Gunung Ijen yangmenawan. Kawasan tersebutternyata juga memilikibeberapa air terjun alami yangsangat eksotik. Selama ini, air terjun di daerahtersebut jarang dikunjungiwarga. Salah satu penyebabnya, belum ada akses jalanyang memadai menuju lokasitersebut.

Ada beberapa jaluralternatif menuju air terjuntersebut. Namun, semua jalurharus ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit. Titikterdekat yang bisa dijangkaukendaraan roda empat dansepeda motor berjarak duakilometer lebih dari air terjun.Dari pertigaan tong di DesaSegobang, kita bisa berbelokke timur sekitar satu kilometer.

Selanjutnya, akan ada lagipersimpangan kecil.Nah, darisitu kita belok ke selatan danmengikuti jalan tersebut hingga belokan ke timur sejauh 300meter. Begitu ada jalan yangagak lebar di depan toko danbekas pasar dadakan, di sanalah kendaraan diparkir.Di lokasi parkir itu ada jalansetapak ke arah selatan. Disana sama sekali tidak adatulisan atau petunjuk arahmenuju air terjun. Namun,kita bisa mengandalkan wargasetempat untuk minta penjelasan petunjuk arah menujugrojogan (air terjun).

Darijalan setapak yang menurundi kawasan persawahan itulahperjalanan hiking dimulai.Kita akan menyusuri jalansetapak dengan pemandangansawah bertingkat atau terassiring. Sesekali ada bukit dengan tanaman khas hutan tropisdi tepi sungai. Jalannya punberkelok-kelok dengan ramaiiringan kicau burung dan suaraserangga. Sesekali terdengarsuara gemuruh kiling (baling-baling bambu berukuran besar)yang dipasang warga di pucukpohon.Suaranya menderu mirip suara pesawat yang akan tinggal landas.

Sepanjang jalan, kita akanmenyeberangi dua sungai kecildengan titian bambu. Untukmenyeberangi sungai itu, kitaharus melangkah tanpa ragutapi tetap hati-hati. Sebab,bila terpeleset sedikit, kita bisajatuh terjungkal menghantambebatuan di sungai tersebut.Meski jalannya berkelok-kelok dan naik-turun, tapisesekali kita akan berpapasandengan petani setempat. Kitabisa menanyakan arah air terjun kepada mereka.

Setelah melintasi dua bukitkecil dan menyeberangi duasungai, kita akan melewatihamparan sawah terassiringkembali. Nah, pada sungaiyang ketiga setelah terassiringtersebut, kita akan kembali mendengar aliran sungai.Di sungai itulah grojogan ituberada. Deru air yang menghunjam di air terjun tersebutterdengar dari jarak beberaparatus meter.Kita tinggal mencari sendirijalan turun ke sungai di kawasan air terjun tersebut.

Namun,menuruni tebing itu bukan halyang mudah. Sebab, selainmemiliki kemiringan cukuptajam, kondisi tanah di kawasan tersebut licin. Apalagi,titik-titik air percikan air terjunyang lembut membuat tanahdi kawasan tersebut suburditumbuhi lumut yang licin.Sambil menikmati segarnya air terjun, kita juga bisamandi dan bermain air digrojogan tersebut.

Kedalaman air di sekitarair terjun tersebut tidak melebihi 1,5 meter. Untuk orangdewasa, kedalaman tersebutrelatif aman untuk berenang.Situasi segar dan pemandangan yang menarik serta alamibisa mengobati rasa lelahsetelah berjalan kaki menyusuri beberapa tanjakan di jalansetapak.

Grojogan besar itu bukanlah satu-satunyaair terjun di Desa Segobang.Berjarak sekitar satu kilometerke arah timur laut dari lokasipertama, terdapat pula airterjun yang tak kalah eksotis.

Untuk menuju lokasi keduatersebut, kita harus kembalimenyusuri pematang sawah.Setelah melewati hamparansawah, kita akan turun kealiran sungai yang berbedadengan aliran grojogan besarsebelumnya.

Lagi-lagi, untuk menuju sungai tersebut kita harus menuruni tebing yang cukup licindengan derajat kemiringanyang tajam.

Kawasan dibawah air terjun tersebut mungkin kurang nyaman untukberenang. Banyak bebatuan,dan kedalaman airnya belumdiketahui.

Pemandangan air terjunyang satu ini tak kalah eksotik, walaupun debit air tak sebesar air terjun sebelumnya,tapi jauhlebih tinggi. Mungkin ketinggian air terjunnya melebihi 15meter, atau bahkan 20 meter.

AIR TERJUN LIDER

AirTerjun Lider berada di Desa SumberArum, Kecamatan Songgon. Ketinggianair terjun ini mencapai80 meter.

Lokasinya masih perawan,karena berada di pelosokdesa. Untuk menjangkaunya,pengunjung harus menempuhjarak 45 kilometer (Km) dariKota Banyuwangi.Air terjun ini berada di kawasanhutan lindung petak 74,Blok Lider.

Jangan heran, apabilapemandangannya didominasihutan dengan pepohonan nanhijau dan bebatuan di dasarkolam airnya. Karena kejernihanairnya, maka bebatuan itutampak jelas di dasar kolam.

Untuk mencapai lokasi Air Terjun Lider, pengunjung bisa menempuh melaluidua rute, yakni dari DesaJambewangi, Kecamatan Sempuatau Desa Sumber Arum, KecamatanSonggon. Dari DesaSumber Arum, jaraknya dariperkampungan sekitar 8 km. Sedangkandari Desa Jambewangisekitar 15 km.

AIR TERJUN SELENDANG ARUM

Air Terjun Selendang Arum yang letaknya berada di lereng Gunung Raung, aliran Sungai Badeng, tepatnya di Dusun Sumberasih, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon ini, memiliki ketinggian 30 meter. Air terjun ini tergolong masih baru dikenal oleh masyarakat. Penemunya adalah Sugiono, salah satu staf Desa Sumberarum pada tanggal 31 Agustus 2013. Selain pesona keindahan alaminya, air terjun ini juga bisa memacu adrenalin para pengunjung pada saat melewati tebing tebingnya yang tinggi.

Mungkin Anda Suka  BANYUWANGI FESTIVAL

Dibandingkan air terjun Lider yang juga terletak di Kecamatan Songgon yang sudah populer, Selendang Arum tidak kalah eloknya, bahkan ada yang menilai lebih bagus.

Keistimewaan dan keunikan dari air terjun Selendang Arum terletak pada airnya yang tidak langsung meluncur ke bawah, melainkan mengalir melewati bebatuan pada dinding tebing yang licin. Ketika sinar matahari menembus kawasan itu, membuat aliran air di bebatuan licin itu memancarkan kilauan sinar nan indah dipandang mata. Struktur bebatuan di air terjun ini terbilang unik dan beda dengan air terjun yang lain, karena mirip lempengan batu yang berbentuk seperti selendang yang sedang dijemur, karena itu air terjun tersebut dinamakan Air Terjun Selendang Arum.

Penemuan air terjun Selendang Arum tersebut sempat membuat heboh warga sekitar. Bagaimana tidak, selama ini warga tidak pernah mengetahui keberadaan air terjun tersebut. Sebab, air terjun tersebut berada di balik rerimbun pohon. Hal itu menyebabkan air terjun tersebut tidak pernah dijamah warga sekitar. Padahal, tak jauh dari air terjun tersebut adalah hamparan lahan yang ditanami sayur seladah.

Penemuan air terjun eksotik itu bermula saat dua perangkat desa mencari lokasi Air Terjun Delik. Awalnya, Sugiono, kepala urusan kesejahteraan rakyat (Kaus Kesra) desa setempat, penasaran ingin melihat Air Terjun Delik yang memang sudah dikenal warga dan akses jalannya mudah.
Setelah mengetahui Air TerjunDelik, katanya air terjunter sebut masih belum cukupuntuk ‘’dijual’’ sebagai tempatwisata. Setelah itu, dia bertanyake pada para petani seladahbarang kali ada air terjun lain.“Katanya di bawah lagi ada grojokan,”kata Sugiono.Karena diselimuti rasa penasaran,dia bersama petani tersebutmelihat grojokan yang dimaksudtersebut dari atas. Ternyata,pemandangan air terjun tersebutcukup potensial.

Akhirnya dia memutuskan mencari jalan agar bisa sampai di bawah. Karena tidak ada jalur yang bisa dijangkau untuk menuju lokasi, dia terpaksa turun ke tebing mencari jalan sendiri. Usaha keras tersebut membuatkan hasil. Dia kaget setelah melihat keindahan panorama air terjun tersebut.

Penemuan air terjun baru tersebut diberitakan oleh surat kabar lokal. Dari sini informasi keberadaan Air Terjun Selendang Arum menyebar. Para pengunjungpun datang silih bergantisetelah membaca berita tentang Air TerjunSelendang Arum.

Untuk menuju air terjun Selendang Arum, dari Kecamatan Genteng ambil arah menuju ke Gendoh. Setelah sampai pertigaan Gendoh, belok ke kiri lalu lanjutkan perjalanan sampai melewati perkebunan cengkeh, lalu Anda akan menemukan pertigaan, belok ke kanan. Sampai di sini Anda bisa bisa bertanya pada penduduk setempat yang Anda jumpai, mereka pasti dengan senang hati menunjukkan lokasi Air Terjun Selendang Arum.

Lokasi air terjunSelendang Arum sebetulnya tidak terlalu jauh, yaitu hanya sekitar 500 meter dari pemukiman warga, namun medannya memang tidak mudah. Rute yang dilaluiadalah jalan setapak. Praktis,untuk menjangkau lokasi airterjun tidak bisa diakses semuakendaraan. Pengunjung harus melewati jalan terjal, bebatuan, lalu menuruni bukit, dan melewati indahnya persawahan. Namun justru ini bisa menjadi daya tarik tersendiri dan tantangan tersendiri bagi wisatawan. Perjuangan dan rasa capek untuk mencapai lokasi air terjun akan terbayarkan ketika melihat derasnya air yang turun dari bebatuan yang

Perjalanan menuju air terjun Selendang Arum akan melewati areal persawahan.
Selama menempuh jalan setapak,para pengunjung akandisuguhi panorama indah disekitar lereng Gunung Raung.Selain itu, hamparan tanamansayur selada menjadi bonus tersendiri.Tidak jauh dari lokasi itu,juga ada air terjun Delik denganketinggian sekitar 25 meter.Selain itu, ada air terjunlain, yaitu air terjun Sendangyang lokasinya berada dibawah air terjun SelendangArum.

AIR TERJUN GIRI ASIH

Air Terjun Giri Asih letaknya di atas air terjun Selendang Arum.Untuk mencapainya lumayan sulit karena harus melewati sawah-sawahan dan turun kebawahnya curam. Di sekitar air terjun banyak tanaman sayur selada. Karena itu keberadaan air terjun setinggi 25 meter tersebut tidak asing bagi warga sekitar.

AIR TERJUN TELUNJUK DEWA RAUNG

Air terjun yang satu ini memang bentuknya agak unik. Sekilas, air terjun ini sepertijari telunjuk orang dewasa. Sehingga orang-orang kemudian menyebutnya sebagai Air Terjun Telunjuk Dewa Raung. Tambahan Dewa Raung itu sebagai simboljika lokasi air terjun itu berada di lereng GunungRaung. Air terjun yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini lokasinya di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Air terjun Telunjuk Dewa Raung, bentuknya seperti jari yang menunjuk ke atas.

Air terjun Teluk Dewa Raung letaknya tidak jauh dari Air Terjun Selendang Arum, Air terjun yang baru di temukan itu juga memiliki keindahan alam yang memesona. Lokasinya dekat jika dibandingkan air terjun Selendang Arum. Namun, para pengunjung harus melewati jalur setapak. Jalan setapak itu ditempuh hanya beberapa menit. Hutan belantara akan memuaskan jiwa petualangan. Tak lama berselang, suara air sudah terdengar. Bahkan air terjun tersebut sudah terlihat dari kejauhan.Dari air terjun Telunjuk Dewa Raung, puncak Gunung Raung tampak lebih dekat.

Para pengunjung akan terkesimadengan pohon beringin besar ditengah perjalanan.Usia pohon tersebut diperkirakan sudah ratusan tahun. Pemandangan itu menjadisalah satu daya tarik bagi wisatawan dari kunjunganmenuju ke air terjun Telunjuk DewaRaung.

Di balik air terjun ini ternyata terdapatsebuah gua yang cukup dalam. Belum diketahui kedalaman gua tersebut. Yang juga menarik, dalam gua itu mengeluarkan mata air.Mata air itu juga alami dan sangat jernih.Sama dengan air terjun lain, suhu air tetapdingin.

Mungkin Anda Suka  MUSEUM SUKOWIDI BANYUWANGI

AIR TERJUN TIRTO KEMANTEN

Di kecamatan Kalibaru, yang merupakan wilayah palingujung barat dari Kabupaten Banyuwangi yang berbatasan dengan Kabupaten Jember, terdapat air terjun yang indah. Penduduk setempat menyebutnya air terjun Tirto Kemanten. Tirto berarti air, Kemanten artinya penganten. Disebut demikian karena air terjun inimemiliki dua aliran air yang sepintas mirip jejeran pengantin lelaki dan perempuan. Air terjun berketinggian12 meter ini terletak di arealperkebunan PTPN XII, Dusun Wonorejo, KecamatanKalibaru.Dari StasiunKalibaru jaraknya hanya 3 Km.Sepanjang perjalanan menujulokasi air terjun ini, matapengunjung dihibur denganpemandangan pohon kakaodan persawahan, yang berbatasanlangsung dengan pegunungan Gumitir. Ketika tiba dilokasi air terjun, kedatanganpengunjung disambut suaragemuruh air yang eksotis.Hawa dingin yang segar disertaibutiran-butiran air beterbanganmembuat pengunjungkerasan berlama-lama.

AIR TERJUN WATU KURUNG

Air Terjun Watu Kurung tergolong masih baru, karena secara resmi baru ditemukan pada tanggal 1 September 2012 lalu oleh seorang penduduk setempat yang bernama Pak Elok. Air terjun ini tergolong alami karena bersumber dari gunung Raung, para pendaki gunung Raung bisa memanfaatkannya untuk menyegarkan diri sebelum dan setelah melakukan perjalan panjang menuju puncak sejati Raung. Air terjun ini dinamakan Kurung sesuai dengan lokasinya yang dikelilingi oleh tebing-tebing dan bebatuan yang mengelilingi terjun tersebut.

Air Terjun Watu Kurung terletak sekitar 15 km dari Kecamatan Kalibaru, menuju ke arah Komplek Petak 14 Kebun Jatirono, Dusun Jati Pasir, Desa Kajarharjo. Sesampainya di perkampungan terakhir di Jati Pasir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2,5 km melewati lereng Gunung Raung yang masih sangat asri. Anda bisa memanfaatkan jasa warga setempat untuk mengantar Anda menuju ke lokasi air terjun.

Medan jalan menuju Air Terjun Watu Kurung membutuhkan mental yang kuat dan energi yang cukup besar. Karena pengunjung harus menempuh jalan setapak menembus hutan Liana dan tumbuhan semak dengan tantangan medan yang ekstrim. Sesekali pendaki harus merangkak menghadapi jalan yang curam dan licin.

Di sepanjang lintasan wisatawan akan menemui beragam jenis tumbuhan lumut (Bryophyta) terutama spesies lumut hati (Marchantia sp.) dan jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta), sehingga sangat cocok untuk dipilih sebagai tempat observasi lapang bidang kajian ilmu Botani. Meski belum dikenal masyarakat luas, Waterfall of Watu Kurung boleh dikatakan sebagai surganya para petualang.

Di kompleks Air Terjun Watu Kurung terdapat 3 air terjun sekaligus, yaitu Air Terjun Setaman, Air Terjun Anakan, dan Air Terjun Watu Kurung.

AIR TERJUN SETAMAN

Lokasinya masih satu komplek dengan Air Terjun Watu Kurung, Kompleks Petak 14 Kebun Jatirono, Dusun Jati Pasir, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Jaraknya sekitar 17 km arah Utara dari Stasiun Kalibaru, menuju perkampungan Jati Pasir yang searah dengan jalur menuju Air Terjun Tirto Kemanten. Setelah sampai di kampung/kompleks yang bernama Petak 14, Anda tinggal bertanya kepada penduduk setempat letak Air Terjun Setaman.

Akses jalan menuju air terjun Setaman berupa jalan makadam/berbatu, karena memang masih alami. Untuk mencapai lokasinya dapat menggunakan sepeda motor atau mobil jeep, jaraknya sekitar 2 km dari perkampungan, dan kendaraan bisa diparkir di rumah Pak Elok yang merupakan penemu air terjun tersebut.Demikianlah sekilas tentang wisata air terjun yang berada di Kabupaten Banyuwangi. Diperkirakan masih banyak lagi lokasi air terjun lain yang keberadaannya belum dipublikasikan atau belum diketahui karena terletak di tempat tersembunyi yang sulit terjangkau.

"Daftar air terjun di Indonesia" - Google Berita

Rekomendasi 8 Wisata Air Terjun di Indonesia, Ada yang Mirip Niagara! - Radar Madura - Radar Madura Baca Selengkapnya

Inilah 5 Air Terjun Terindah di Sumatera Barat yang Wajib Banget Kamu Kunjungi Saat Liburan Nanti - Malang Network - Malang Network Baca Selengkapnya

Daftar Air Terjun Tertinggi di Indonesia yang Memiliki Pemandangan Menakjubkan - kumparan.com - kumparan.com Baca Selengkapnya

7 Air Terjun Paling Tinggi di Indonesia, Ada yang Setara Gedung 50 Lantai! - GoodStats Baca Selengkapnya

5 Wisata Air Terjun Terindah di Indonesia, Bikin Segar Jiwa Raga! - Okezone Travel Baca Selengkapnya

7 Air Terjun Tertinggi di Indonesia, Ternyata 3 Diantaranya Berada di Sumatera, Tingginya 250 Meter - Harian Haluan - Harian Haluan Network Baca Selengkapnya

Pecahkan Rekor MURI, Bogor Punya Air Terjun Buatan Terbesar - CNBC Indonesia Baca Selengkapnya

Keunikan Air Terjun Sipiso Piso, Pesona Alam dari Tanah Karo - Orami Baca Selengkapnya

4 Air Terjun Terbaik Saat Wisata ke Lampung, Cocok Untuk Liburan Nataru - RILIS ID - Lampung Baca Selengkapnya

Air Terjun Saringgana di Langkat: Lokasi, Rute, Harga, dan Jam Buka - detikSumut Baca Selengkapnya

Air Terjun Ponot Tertinggi di Indonesia Tempat Wisata di Asahan Sumatera Utara, Bagus Buat Tempat Liburan Bersama Keluarga - Timenews - Timenews Baca Selengkapnya

8 Wisata Air Terjun di Indonesia yang Mirip Niagara, Tak Kalah Memukau - Liputan6.com Baca Selengkapnya

Pesona Air Terjun Sipiso-piso, Air Terjun Tertinggi ke-4 di Indonesia Berada di Dekat Danau Toba - Klik Lubuklinggau - Klik Lubuklinggau Baca Selengkapnya

HeHa Waterfall Bogor, Wisata Air Terjun Buatan Pertama dan Terbesar di Indonesia, Pecahkan Rekor Muri - Pojok Satu - pojoksatu.id Baca Selengkapnya

Dibuka di Bogor, HeHa Waterfall jadi Wisata Air Terjun Buatan Terbesar di Indonesia - Travel Tempo.co Baca Selengkapnya

Gambar air terjun di banyuwangiGambar air terjun di banyuwangi