Breaking News
Home / Banyuwangi / WISATA PULAU MERAH BANYUWANGI

WISATA PULAU MERAH BANYUWANGI

Pulau Merah – Lagi lagi Banyuwangi telah mempublikasikan spot wisata terbarunya. Red Island atau yang populer di sebut dengan Pulau Merah telah muncul dan menambah daftar baru dari buku Wisata Banyuwangi. Dan telah menjadi jajaran teratas menemani Pantai Grajagan dan Pantai Plengkung. Wow!

Mungkin kamu sudah tau Pantai Kuta yang ada di Bali bukan? Iya, pantai yang terkenal dengan pemandangan yang indah dan juga ombak yang besar itu lo? Saya yakin pasti kamu sudah pernah tau atau paling tidak sudah pernah denger mengenai sepak terjang pantai tersebut.

Namun, kamu pernah mengira tidak? Di Banyuwangi ternyata juga mempunyai pantai bak pantai kuta yang ada di Bali lo? Nggak percaya? Mari kita telisik mengenai pantai ini yuk.

Pulau Merah yang ada di daerah pantai pancer ini telah di gadang-gadang sebagai Kuta-nya Banyuwangi. Pendapat ini bukan sekedar omong kosong, beberapa kesamaan adalah jawabannya.
Mulai dari pasir putih yang bersih, air pantai nan jernih, ombak laut yang fantastis, pemandangan alam yang mempesona. Dan masih banyak kesamaan lain.

Jika di Kuta mempunyai pasir yang putih nan bersih, Pulau Merah juga punya. Air jernih yang ada di Kuta, di Red Island juga punya :). Kalau di Pantai Kuta punya ombak yang besar, di Pulau Merah juga punya ombak yang fantastis. Jika di Pantai kuta punya pemandangan yang indah, Pulau Merah juga tak kalah indahnya, bahkan lebih indah :).
Gak percaya? Lihat nih….

PULAU MERAH BANYUWANGI
PULAU MERAH BANYUWANGI

Nah yang membedakan antara pantai kuta yang ada di Bali dengan pulau merah yang ada di Banyuwangi adalah icon pulau yang ada di tengah-tengah laut Pulau Merah itu lo. Tau kan? Lebih cantik bukan?

Nah kenapa harus jauh-jauh ke Bali? Di Banyuwangi sudah punya.

Pantai ini mempunyai pemandangan yang sangat eksotik. Mulai dari batuan karang yang ada di pinggir pantai, hingga adanya pulau-pulau lain yang mengelilingi pulau ini, menambah indahnya pulau merah ini.

Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan pulau ini bersama kawan atau pasangan kamu ya. Belum lengkap jika datang di pantai ini kalau tidak berfoto. Lalu tunggu apalagi? Yuk ajak kawan-kawan kamu untuk datang di spot wisata terbaru ini.

Nah, untuk tiket masuk di pulau ini juga relatif murah, hanya 3 ribu perorangnya untuk hari libur hanya 5 ribu kamu sudah bisa sepuasnya main di pulau ini. Jika semua biaya di kalkulasikan, kamu cuma perlu membawa uang 100 rb saja (khusus dari Banyuwangi). Sangat murah kan?

Bagi kamu yang belum tau dimana tempatnya berada, kamu bisa baca informasinya di halaman Wisata Banyuwangi. Selain informasi wisata, di sana juga tersedia informasi mengenai cara menuju tempat wisata pilihan kamu :).

Terima kasih sudah membaca postingan kali ini mengenai Pulau Merah. Semoga informasi di atas sangat bermanfaat dan menambah daftar referensi tempat wisata menarik untuk kamu. Jadi, jangan lupa untuk membagikan postingan ini ya :D. komentarnya juga jangan lupa :D.

Check Also

SPECTA NIGHT CARNIVAL BANYUWANGI

Parade Budaya Jawa Timur 2015 atau Jatim Specta Night Carnival berlangsung meriah di Banyuwangi, Sabtu (14/11/2015). Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ke 10 pawai budaya yang digelar setiap tahun ini. Jatim Specta Night Carnival 2015 di Banyuwangi (sumber : Banyuwangikab.go.id)Dalam even yang diikuti 24 kabupaten/kota Jawa Timur ini ditampilkan berbagai kesenian khas dan kebudayaan daerah masing-masing dalam sebuah parade dan pawai berkeliling kota. Tujuannya tidak lain untuk mempromosikan potensi wisata daerah dan provinsi sebagai daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Jawa Timur, khususnya daerah yang menjadi lokasi even. Sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan seni dan budaya Jawa Timur yang sangat kaya dan beragam.Berbeda dengan pawai dan karnaval pada umumnya yang berlangsung siang sampai sore, Jatim Specta Night Carnival 2015 ini, sesuai dengan namanya, digelar pada malam hari. Maka pelaksanaan pawai budaya yang dimulai dari Taman Blambangan dan finish di depan kantor Pemda sejauh 2,5 km ini, didukung tata lampu yang megah. Suasana kota Banyuwangi pun gemerlap oleh kilauan cahaya lampu.Ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk atraksi seni dan budaya di hadapan ribuan masyarakat kota Blambangan, dengan iringan mobil hias bertabur lampu warna warni dan parade barisan kostum yang atraktif. Dalam parade ini Banyuwangi sendiri sebagai tuan rumah menampilkan fragmen legenda yang berjudul Mendung Langit Kedawung, yang melakonkan asal-usul berdirinya kerajaan Tawang Alun. Daerah lain seperti Kabupaten Malang menyuguhkan atraksi seni dengan tema Dewi Sri, Kabupaten Gresik yang mengangkat tema budaya Lir-ilir dengan mengambil inspirasi dari Sunan Giri dengan menyajikan pawai mobil hias. Pacitan dengan lakon Kethek Ogleng yang menceritakan kisah Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmoro Bangun. Sedangkan Kota Surabaya menyuguhkan tari Oncor Tambayu (Tambak Medokan Ayu). Tidak hanya tarian khas daerah, musik khas daerah, seni tarik suara, hingga fashion pun ditampilkan. Di awal acara bahkan ditampilkan kolaborasi berbagai kesenian di Jatim. Bila selama ini seorang Warok tampil bareng Reog, namun di Banyuwangi, Warok Ponorogo ini justru menjadi Paju (pasangan) Gandrung. Selain itu ada atraksi drumband dari kontingen Tulungagung yang membawakan lagu Umbul-umbul Blambangan sebagai musik pengiring para talent Banyuwangi Ethno Carnival. Benar-benar sebuah gelari pertunjukan seni budaya yang berkelas!Parade Kabupaten Ngawi (sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton)Kolaborasi Gandrung dan Warok (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)

Power by

Download Free AZ | Free Wordpress Themes