•   CCTV Online
  •   Pembuatan Website
  •   Komunikasi HT Rig
  •   Audio - Karaoke
  •   Komputer - Software
  • Jaringan - Wifi
  •   Script Aplikasi Program
  •   Kontak : Mas Dewa
  •   HP/WA : 085330200563
  •   Jl. Letkol Istiqlah No. 160c Singomayan Barat
  •   Kel. Singonegaran Kec. Banyuwangi Jawa Timur 68415
Breaking News
Home / Banyuwangi / Taman Makam Pahlawan Banyuwangi

Taman Makam Pahlawan Banyuwangi

Taman Makam Pahlawan Banyuwangi

taman sayuwiwit 1

Taman Makam Pahlawan Banyuwangi, Taman Sayu Wiwit – Dulunya lahan yang digunakan sebagai Taman Sayu Wiwit ini adalah bagian dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi. Sebelumnya tempat ini berkesan seram dan angker sebagaimana umumnya sebuah tempat pemakaman. Tempatnya kurang terawat dan kalau malam remang-remang karena minim pencahayaan.

Namun, semenjak pemerintahan Banyuwangi dipegang Bupati Abdullah Azwar Anas, komplek TMP Wisma Raga Satria dibagi dua bagian. Bagian depan TMP diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dan diberi nama Taman Sayu Wiwit.

Di antara taman dan area TMP yang berada disebelah timurnya dipisahkan dengan pagar beton. Selain itu puluhan pohon kelapa sawit yang ditanam berjejer rapi di depan areal makam membuat stigma angker yang puluhan tahun melekat di benak warga pun, perlahan memudar.

TMP sekaligus RTH Sayu Wiwit ini juga menyediakan satu ruang publik di sisi utara untuk taman baca/perpustakaan. Sedangkan di sisi selatan tersedia ruang publik yang biasa digunakan untuk ruang pertemuan dan pameran. Tak jarang komunitas hobi seperti fotograti dan otomotif menggelar diskusi ringan di wisma Sayu Wiwit yang memiliki arsitektur unik tersebut. Jadilah Taman Sayu Wiwit yang menempati lahan 13.200 meter persegi ini menjadi salah satu RTH yang memiliki konsep berbeda dengan RTH lainnya.

Pada siang hari Taman Sayu Wiwit tampak indah dan sejuk dengan taman rumput hijau dan jejeran pohon kelapa sawit yang tertata rapi, yang sekilas mirip pohon palm. Sedangkan suasana di malam hari, gemerlap oleh berbagai jenis lampu yang menyinari di sela-sela pepohonan. Cahaya lampu diatur sehingga mempercantik taman.

Tidaklah sulit menemukan lokasi Taman Sayuwiwit, karena letaknya persis di depan kantor Bupati Banyuwangi yang berada di jalan Ahmad Yani. Lokasi ini merupakan jalan utama di kota Banyuwangi. Pengunjung dari luar kota dari arah Jember yang masuk Banyuwangi biasanya akan melewatinya.

Sejak disulap menjadi ruang terbuka hijau, Taman Sayu Wiwit menjadi ramai dan telah menjadi salah satu jujugan warga Banyuwangi. Banyak warga yang memanfaatkan taman ini sebagai sarana rekreasi untuk mengisi waktu senggang atau liburan. Sedangkan bagi para pelajar dan mahasiswa, Taman Sayu Wiwit menjadi lokasi favorit untuk berdiskusi sambil mengerjakan tugas-tugas.

Dengan kondisi seperti itu, tidak heran Taman Sayu Wiwit menjadi tempat yang sangat menyenangkan bagi warga banyuwangi untuk berkumpul.Pada sore sampai malam hari dengan mudah kita akan melihat sekelompok anak muda yang duduk bergerombol di bangunan terbuka di taman itu, sambil browsing karena tersedia wifi gratis di areal tersebut. Memang mayoritas pelajar datang ke Taman Sayu Wiwit karena ingin memanfaatkan fasilitas wifi gratis. Biasanya mereka datang sambil membawa laptop dan segepok buku pelajaran. Mereka bebas menggunakan akses poin wifi yang tersedia secara gratis 24 jam untuk mengerjakan tugas atau sekedar berselancar di dunia maya. Belakangan akses internet mulai dibatasi hingga pukul 24.00 WIB.

Fasilitas wifi gratis tersebut merupakan hasil kerjasama Pemkab Banyuwangi dengan PT Telkom. Banyuwangi menjadi daerah percontohan Digital Society di Indonesia. Saat ini (2014) sudah terpasang 1.100 titik wifi di seluruh Banyuwangi dari total target 10 ribu yang akan dibangun secara bertahap. Taman Sayu Wiwit menjadi favorit warga karena sebagian besar pengunjung merasakan bahwa akses internet di lokasi itu lebih cepat daripada wifi di lokasi lain. Meskipun banyak titik wifi terpasang di Banyuwangi, termasuk di taman-taman lain seperti Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung yang biasanya digunakan untuk berolahraga, kebanyakan pelajar dan mahasiswa memilih Sayu Wiwit sebagai lokasi idaman untuk mengembara di dunia maya. Selain faktor kecepatan akses internet, Taman Sayu Wiwit disukai karena suasana tamannya yang menyenangkan.

Kalau di banyak daerah tempat yang menjadi RTH biasanya pengunjung tidak nyaman dengan keberadaan PKL. Di taman Sayu Wiwit ini PKL tidak diperbolehkan mangkal. Hal itu ditujukan agar kawasan hijau ini tetap bersih, digunakan sesuai fungsinya dan tetap khidmat dalam berikan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Pemkab Banyuwangi berusaha membuat taman ini tertib dengan jumlah aturan dan larangan. Misalnya waktu kunjungan dibatasi hanya pukul 05.00-24.00. Sedangkan untuk larangan antara lain dilarang menginjak rumput, mencabut tanaman, minum miras, membakar atau membuang sampah, atau kencing sembarangan.

Check Also

BERLIBUR DI BANYUWANGI

Berlibur Sehari di Banyuwangi - Berlibur sehari keluar kota mungkin kurang memuaskan, karena waktunya sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan menjangkau banyak obyek wisata di kota tujuan. Namun tidak sedikit traveler yang memanfaatkan hari libur yang singkat, seperti pada hari Minggu atau hari libur kejepit, sebagai kesempatan berwisata untuk refreshing dari rutinitias pekerjaan. Nah, bagaimana kalau ingin berlibur ke Banyuwangi, tapi hanya punya waktu sehari? Berlibur dengan waktu sehari di Banyuwangi tentu sangat kurang, mengingat obyek wisata yang berada di Banyuwangi letaknya tersebar di berbagai wilayah, dan seperti diketahui Kabupaten Banyuwangi memiliki wilayah yang luas. Apalagi beberapa obyek wisata populernya, seperti Kawah Ijen, Pantai Plengkung dan Pantai Sukamade letaknya satu dengan lain cukup berjauhan. Tapi tentu saja kondisi ini bukan bukan halangan bagi traveler berwisata ke Banyuwangi dengan waktu sehari. Kuncinya adalah perencanaan perjalanan yang matang dan efisiensi waktu.Nah kabar baiknya bagi traveler yang berencana berlibur ke Banyuwangi, Anda punya 4 pilihan jalan masuk ke Banyuwangi yang bisa dimanfaatkan untuk mengatur perjalanan Anda sesuai moda transportasi yang akan digunakan dan lokasi wisata yang ingin dikunjungi, yaitu :1. Lewat jalur pantura dari arah Kabupaten Situbondo, Anda bisa menggunakan kendaraan umum (bis atau travel) atau mobil pribadi.2. Jalur timur lewat laut dari pelabuhan Ketapang.3. Lewat jalur barat dari arah Kabupaten Jember, pilihan moda transportasinya lebih beragam. Anda bisa menggunakan kendaraan umum (bis, travel atau kereta api) atau mobil pribadi.4. Lewat udara turun di Bandara Blimbingsari, di Kecamatan Rogojampi.Lihat : Info Perjalanan keBanyuwangiDari ke 4 jalur alternatif masuk ke Banyuwangi tersebut, untuk saat ini (2015), jalur udara paling tidak direkomendasikan mengingat jadwal penerbangan ke Banyuwangi dari Surabaya tidak mendukung rencana berwisata sehari di Banyuwangi, karena dalam sehari baru ada sekali jadwal penerbangan ke Bandara Blimbingsari, yaitu pada siang baru.Berikut tips berlibur sehari di Banyuwangi agar dengan waktu yang sangat terbatas dapat mengunjungi lokasi wisata yang ingin dilihat :- Buat skala prioritas.Rencanakan dari awal lokasi wisata mana yang ingin dikunjungi secara berurutan berdasarkan jaraknya yang berdekatan. Tentunya Anda telah mengumpulkan informasi sebelumnya. Anda bisa mempertimbangkan berbagai pilihan rencana perjalanan wisata di Banyuwangi yang bisa dikunjungi dalam sehari di bagian akhir tulisan ini. - Sesuaikan tujuan tempat wisata di Banyuwangi yang ingin dikunjungi dengan jalur transportasi.Jika tujuannya tempat wisata yang berada di wilayah Banyuwangi timur dan sekitarnya, seperti Baluran, Pantai Bangsring, Kawah Ijen, maka pilih jalur pantura melalui Kabupaten Situbondo. Sebaliknya jika tujuan utamanya tempat wisata di wilayah Banyuwangi selatan dan barat, seperti Pulau Merah, Teluk Hijau, Sukamade, maka sebaiknya melalui jalur barat dari arah Kabupaten Jember. - Efisienkan waktu. Agar waktu yang sempit termanfaatkan secara maksimal, usahakan saat subuh sudah sampai di Banyuwangi. Untuk sekedar mandi atau cuci muka, Anda bisa memanfaatkan fasilitas kamar mandi di SPBU. Atau Anda bisa berhenti di tempat makan yang memiliki fasilitas kamar mandi representatif, sekalian Anda gunakan untuk sarapan sebelum mulai berlibur di Kabupaten Banyuwangi dalam waktu sehari. Bahkan jika Anda cocok dengan makanan di tempat makan tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk meminta disiapkan nasi kotak sebagai bekal makan siangnya. Dengan bekal tersebut Anda tidak usah repot memikirkannya pada saat waktu makan siang nanti di perjalanan atau di tempat wisata yang sedang Anda kunjungi kebetulan sulit ditemukan penjual makanan. PAKET RENCANA PERJALANAN SEHARI DI BANYUWANGIBerikut disajikan beberapa alternatif paket perjalanan wisata sehari di Banyuwangi yang bisa Anda pilih. Paket wisata sehari di Banyuwangi ini disusun berdasarkan jarak antar lokasi wisata yang berada dalam jalur perjalanan yang sama atau searah, yang dikelompokkan berdasarkan jalur masuk ke Banyuwangi, yaitu dari arah Pantura (dari Situbondo) dan arah Barat (dari Jember).Ke Banyuwangi Via Situbondo (Pantura)Jika anda datang dari arah Situbondo, maka untuk mandi dan sarapan pagi Anda bisa lakukan di sepanjang jalan antara Bangsring – Watu Dodol – Banyuwangi kota. Diperkirakan Anda sudah sampai di lokasi wisata pertama antara pukul 08.00-09.00 WIB. Alternatif 1 :- Tujuan : City tour - Pulau Merah - Rajegwesi- Teluk Hijau.- Langsung menuju Taman Sritanjung. Di sini Anda bisa istirahat, Sholat Subuh (tergantung waktu kedatangan) di Masjid Baiturrohman, mandi dan sarapan.- pulang via jemberAlternatif 2 :- Tujuan : Blok Bedul, Taman Nasional Alas Purwo (Sadengan, Pura Giri Seloka, Trianggulasi, Pancur, Ngagelan), city tour.- City tour di kota Banyuwangi berakhir di Taman Sritanjung. Disini Anda bisa sejenak istirahat, Sholat Maghrib di Masjid Baiturrohman dan makan malam di sekitar lokasi. - pulang via Situbondo.Alternatif 3 :- Tujuan : Kawah Ijen-Kemiren-Air terjun Jagir-Watu dodol- Pulang via Situbondo.Alternatif 4 :- Baluran-city tour-Pulau Merah-Pancer/Wedi Ireng.- pulang via jemberAlternatif 5 :- Tujuan : City tour, Taman Nasional Alas Purwo (Sadengan, Pura Giri Seloka, Trianggulasi, Pancur, Ngagelan, Plengkung),- pulang via JemberKe Banyuwangi via Jember (jalur barat)Jika Anda masuk dari arah Jember, maka untuk mandi dan sarapan pagi Anda bisa lakukan di sepanjang jalan antara Kalibaru – Glenmore – Genteng atau Jajag. Diperkirakan Anda sudah sampai di lokasi wisata pertama antara pukul 08.00-09.00 WIB.Alternatif 1 :- Tujuan : Pantai Rajegwesi, Teluk Hijau, Pulau Merah, City tour Banyuwangi.- City tour di kota Banyuwangi berakhir di Taman Sritanjung. Disini Anda bisa sejenak istirahat, Sholat Maghrib di Masjid Baiturrohman dan makan malam di sekitar lokasi. - Pulang lewat Situbondo.Alternatif 2 (full pantai) :- Tujuan : Pulau Merah - Rajegwesi - Teluk Hijau – Sukamade.- Pulang via jember.Alternatif 3 :- Tujuan : Blok Bedul, Taman Nasional Alas Purwo (Sadengan, Pura Giri Seloka, Trianggulasi, Pancur, Ngagelan), city tour.- Pulang via situbondo.Berdasarkan paket rencana perjalanan sehari di Banyuwangi tersebut, diperkirakan traveler dapat menyelesaikan antara pukul 17.00 WIB-19.00 WIB, sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing.