Breaking News
Home / Rapi Banyuwangi

Rapi Banyuwangi

Rapi Banyuwangi

rapi banyuwangi
Kontek..Kontek.. !!! Masuk….!!!
Salam Rapi 51 55 Sejahtera untuk yang berada di 10-85 ataupun di 10-78. bagaimana 10-13 disana ??
Demikianlah cuplikan komunikasi sesama anggota rapi banyuwangi di repeater.
Repeater Umum atau RPU Banyuwangi RX = 353 dan TX = 243 atau selisih minus 110 .
Sekarang Repeater Rapi terhubung dengan Aplikasi Teamspeak, sehingga kita bisa berkomunikasi di repeater rapi banyuwangi dimanapun tanpa batas jarak maupun halangan, asal terkoneksi oleh jaringan internet.
Rapi Banyuwangi adalah sebuah organisasi sosial nirlaba di Banyuwangi yang beranggotakan pengguna perangkat radio komunikasi. RAPI adalah singkatan dari Radio Antar Penduduk Indonesia.

Rapi Banyuwangi. Sesuai dengan namanya, anggota RAPI menggunakan perangkat radionya untuk berkomunikasi dengan sesama anggota masyarakat lainnya. Sebagai dasar verifikasi identitas pengguna perangkat radio digunakan call sign JZ (baca: Juliet Zulu) untuk semua anggotanya tanpa pembedaan hirarki.

Sejarah RAPI
KRAP atau Komunikasi Radio Antar Penduduk adalah komunikasi radio yang pada awalnya menggunakan band frekuensi 26.968 – 27.405 MHz yang di negara asalnya Amerika Serikat terkenal dengan nama Citizen Band Radio (CB). Sejak tahun 1958, di Amerika, secara resmi radio CB telah dilegalisir penggunaannya sebagai alat komunikasi radio antar penduduk, sebagai organisasi pengelolanya adalah Federal Communication Commission (FCC) yang bertugas mengendalikan dan membina serta membina para penggemarnya yang semakin banyak.

rapi banyuwangi. Mulai era tahun 70-an penggunaan CB merambah bumi Nusantara dan terus berkembang walaupun penggunaannya masih belum terkendali karena belum ada ketentuan yang mengaturnya.

Kebijakan pemerintah melalui Menteri Perhubungan telah menetapkan SK MENHUB RI No. S1.11/HKn 501/Phb-80 tanggal 6 Oktober 1980 tentang perijinan penggunaan radio antar penduduk, yang pelaksanaannya diatur melalui SK Dirjen Postel No. 125/Dirjen/1980 yang menetapkan Keputusan tentang Pendirian dan Pengangkatanpengurus Pusat Organisasi Radio Antar Penduduk, tertanggal 10 Nopember 1980. Untuk pelaksanaan keputusan diperlukan suatu organisasi yang bertugas membantu pemerintah dalam pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP).

Pada tanggal 31 Oktober 1980 Ditjen Postel menunjuk Team Formatur dengan surat No. 6356/OT.002/Disfrek/80, dengan tugass untuk membentuk Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia yang mempunyai kepentingan pengelolaan, pembinaan dan pengendalian komunikasi radio antar penduduk.

Melalui SK.Dirjen Postel No.92/Dirjen/94 tanggal 25 Juli 1994 ditetapkan bahwa KRAP bekerja pada 3 Band, yaitu :

1. Band HF (11 meter)= 26.960 – 27.410 Mhz.
2. Band UHF (62 cm) = 476.410 – 477.415 Mhz
3. Band VHF (2 meter)= 142.000 – 143.600 Mhz
Pada 1 Agustus 2004 diberlakukan KepMen No 77/2004 sebagai pengganti SK Dirjen Postel No. 92/DIRJEN/94. Melalui KM 77 Bab V pasal 28 ditetapkan bahwa KRAP bekerja pada 2 Band yaitu ;

Rapi Banyuwangi
1. Band VHF 140.7875 Mhz s/d 143.7875 Mhz
2. Band HF 26,960 Mhz s/d 27,410 Mhz.

Istilah-istilah dalam RAPI :
Break : Mutus Pembicaraan/Permisi masuk
Roger : Copy : Mengerti
Lurah : Pengendali Freqwensi
Dial : Freqwensi / kanal
Intruksi : Putuskan Pemb. Ada hal penting
Monitor : Mendengarkan
Trepik : Mengerjakan
Termonitor : Nampak
Cangkolan : Pekerjaan
Sawahan : Sekolahan

Cara Pembacaan Huruf Alfabet :
A : Alfa J : Juliiet S : Sera
B : Bravo K : Kilo T : Tanggo
C : Carly L : Lima U : Uniform
D : Delta M : Mike V : Viktor
E : Echo N : Nopember W : Wisky
F : Foktrot O : Oskar X : X’trein
G : Golf P : Papa Y : Yongky
H : Hotel Q : Quibeck Z : Zulu
I : Indian R : Romeo

Ten – Code ( Kode Sepuluh ) RAPI :

OFFICIAL TEN CODE COMMUNICATION

10 – 1 Penerimaan Buruk 10 – 51 Butuh BBM
10 – 2 Penerimaan Baik 10 – 52 Membutuhkan ban
10 – 3 Berhenti mengudara 10 – 53 Membutuhkan peralatan
10 – 4 Dimengerti 10 – 54 Membutuhkan ban kipas
10 – 5 Mohon disampaikan kepada… 10 – 55 Supir yg melanggar Lalu Lintas
10 – 6 Sedang sibuk kecuali ada trafic 10 – 56 Membutuhkan tali pengerek
10 – 7 Ada kerusakan 10 – 57 Kesulitan baterai / listrik
10 – 8 Sedang dilaksanakan 10 – 58 Kendaraan perlu didorong
10 – 9 Mohon diulang 10 – 59 Membutuhkan montir
10 – 10 Penyampaian pesan selesai 10 – 60 Berita selanjutnya
10 – 11 Bicara terlalu cepat 10 – 61 Jalan rusak berat
10 – 12 Ada tamu 10 – 62 Sepi / tidak terdengar
10 – 13 Keadaan cuaca / jalan 10 – 63 Pengawas jalur menuju ke……
10 – 14 Informasi / Information 10 – 64 Pengawas jalur 10 – 3
10 – 15 Informasi tidak benar / negatif 10 – 65 Pesan selanjutnya
10 – 16 Mohon dijemput di……… 10 – 66 Semua unit siap
10 – 17 Urusan penting / gawat 10 – 67 Semua ACC / setuju
10 – 18 Ada sesuatu untuk kita 10 – 68 Pertemuan langsung
10 – 19 Kembali ke pangkalan 10 – 69 Pertemuan pribadi
10 – 20 Posisi Transmitt 10 – 70 Kebakaran / fire alarm
10 – 21 Hubungan Via telpon 10 – 71 Pesawat yang digunakan
10 – 22 Laporan yang dituju 10 – 72 Sesuatu yang akan dibicarakan
10 – 23 Standby monitor 10 – 73 Kurangi kecepatan di……..
10 – 24 Tugas selesai 10 – 74 Siap siaga
10 – 25 Informasikan kepada……. 10 – 75 Perangkat anda mengganggu
10 – 26 Psn terakhir krg dimengerti 10 – 76 Dalam perjalanan
10 – 27 Pindah Chanel/Frequensi 10 – 77 Tidak ada hubungan
10 – 28 Call Sign/Panggilan Anda 10 – 78 Kantor / sekolah
10 – 29 Kontak selesai 10 – 79 Makan
10 – 30 Tidak mentaati peraturan 10 – 80 Minum
10 – 31 Antenna yang digunakan 10 – 81 Pesan kamar / hotel
10 – 32 Report sinyal / check radio 10 – 82 Frekwensi terlalu tinggi
10 – 33 Emergency 10 – 83 Cadangan perlengkapan
10 – 34 Perlu bantuan di………….. 10 – 84 Nomor telepon anda
10 – 35 Informasi rahasia 10 – 85 Alamat anda / Rumah
10 – 36 Jam / Pukul 10 – 86 No. Pol. Kendaraan
10 – 37 Perlu mobil derek di………. 10 – 87 Harap kirim dokter
10 – 38 Perlu ambulance di……… 10 – 88 Love and Kiss
10 – 39 Pesan telah disampaikan 10 – 89 Membutuhkan monitor anda
10 – 40 Sudah sampai di tujuan 10 – 90 Gangguan interferensi
10 – 41 Pindah ke kanal lain 10 – 91 Bicara dekat mic
10 – 42 Kecelakaan lalu lintas di…….. 10 – 92 Pesawat anda tidak baik
10 – 43 Kemacetan lalu lintas di…….. 10 – 93 Check frekwensi
10 – 44 Ada pesan untuk anda 10 – 94 Bicara yang panjang
10 – 45 Semua unit harap lapor 10 – 95 Bentang sinyal selama 5 detik
10 – 46 Bantuan pengemudi lain 10 – 96 Gangguan oleh jammer
10 – 47 Jam berangkat yg diperkirakan 10 – 97 Check sinyal
10 – 48 Jam tiba yg diperkirakan 10 – 98 Tugas diulang kembali
10 – 49 Pertemuan dimana ? 10 – 99 Semua unit kembali
10 – 50 Kosongkan jalur 10 – 100 Ke kamar mandi

Catatan : # 51 : Salam Sejahtera # 55 : Salam Keluarga # 10 – 3 darat : Meninggal Dunia # 00 : Suami # 01 : Istri , 02 : Anak

Etika Berkomunikasi RAPI :

  • Sebelum melakukan hubungan diharuskan memantau/ monitor terlebih dahulu beberapa saat.
  • Setiap awal mengadakan komunikasi, wajib menyebutkan nama panggil (10-28) dan posisi lokasi.
  • Nama panggil harus disebut di setiap akhir hubungan
  • Pembicaraan menggunakan bahasa Indonesia yg baik dan benar serta menjaga sopan santun.
  • Anggota RAPI yg pertama muncul di satu freq. dan berada di stasiun tetap dg sinyal yg baik biasanya menjadi pengatur/pengendali channel (lurah)
  • Wajib memprioritaskan penyampaian berita-berita yg menyangkut ketertiban umum, keamanan , dll.
  • Dilarang memakai kode-kode diluar ten code yg syah
  • Setiap komunikasi hendaknya di catat hasil komunikasi yang meliputi : tanggal, waktu komunikasi, nama panggil lawan bicara, freq yang di pakai, alamat lawan bicara, laporan sinyal & modulasi dan catatan pembicaraan yang di lakukan

Salam Rapi 51-55 dan Harapan 10-2 selalu dari
JZ 13 TFX – Dewa Stasiun Karangasem

rapi banyuwangirapi banyuwangi
rapi banyuwangi

Power by

Download Free AZ | Free Wordpress Themes