Breaking News
Home / seputar banyuwangi / Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang, Rapi dan Orari adalah organisasi radio yang solid, bagus, kompak pada jaman dahulu, dimana pada waktu itu seluruh anggota dan pengurus betul betul memanfaatkan alat komunikasi yaitu HT ataupun RIG sebagai ajang mencari teman, bercanda, berbagi informasi, menjalin silahturahmi walau lewat frekuensi juga berkoordinasi seputar organisai, baik berbagi info soal organisai, berbagi tugas pengendalian dan memonitoring pengguna frekuensi dan lain sebagainya.

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang
Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

saya disini sebagai penulis juga anggota organisai Rapi dan Orari yang juga hobi dan berkomunikasi radio atau bisa disebut BREKER sangat prihatin dengan perkembangan organisasi radio di jaman sekarang, dimana teknologi terutama internet dan alat komunikasi maju dan melejit dengan pesatnya, seperti contoh handphone jenis blackberry ataupun android dengan fitur berbagi foto, video juga audio sangatlah jauh lebih banyak fitur fiturnya dibanding dengan alat komunikasi radio HT ataupun RIG yang kita pakai saat ini. tapi harusnya kita kembali ke dasar asal mula pembentukan organisasi kita adalah organisasi radio. kita ketemu, ngobrol akrab dan membetuk organisai lewat radio. seharusnya dimana disaat kita menyampaikan informasi, berita berita apalagi perkembangan tentang organisasi haruslah lewat radio. lah ini justru malah lewat WA (whatsapp) ataupun jejaring sosial seperti facebook. malah membentuk group group baru untuk berbagi informasi mengenai organisasi dan lebih parahnya berkoordinasi disana. weh… weh.. ini organisasi radio atau organisai WA atau FACEBOOK ??? okelah kita mampu membeli laptop ataupun android, okelah kita orang maju dan gak mau ketinggalan teknologi maupun jaman, tapi lantas apa semua tentang organisasi kita info dan share ke WA dan Facebook. wah wah kalau menurutku malah salah kaprah.. lucunya ada teman sesama anggota organisai sewaktu ngebrik tak beritahu kalau ada pertemuan organisasi besok.. dan temanku menjawab : loh aku kok gak diberitahu atau dengar sih bro.. loh kok gak ada kabar sih sebelumnya, padahal aku aktif dan hampir tiap hari ngebrik… jawabku sederhana saja, info dan undangannya lewat WA bro… lantas dia menjawab : loh aku gak punya WA mas… hehehehe.. antara geli juga prihatin, dalam benakku bertanya tanya, apa mesti lewat WA atau facebook sih.. lantas buat apa radio ?? justru yang merasa tidak tergabung dalam group WA atau facebook, bahkan yang tidak mampu membeli android akhirnya merasa tersisihkan. mungkin ini pertanda pelan pelan organisasi radio semakin menyusut semangatnya, atau semakin punah dan akhirnya vakum di tahun tahun berikutnya. ayolah teman teman, bapak bapak apalagi yang duduk sebagai pengurus kita kembali ke dasar asal pembentukan organisai kita yaitu radio. kita fungsikan alat komunikasi radio kita seperti jaman dahulu. biarlah WA dan facebook sebagai ajang lain entah buat bisnis, mencari teman, jodoh dll, jangan lah kita membentuk kelompok kelompok sendiri sesama anggota organisai apalagi membahas organisasi atau memberikan informasi bukan di radio. justru membuat perpecahan sesama anggota yang tidak tergabung dalam group tersebut. biarlah kita organisasi yang memakai alat komunikasi jadul (kuno) tapi kita bangga bisa menjalin persahabatan persaudaraan sesama anggota organisasi. kita tunjukkan kalau kita ada, kompak dan solid di frekuensi, kita adalah organisasi radio. dan tetap memakai radio sebagai sarana berkomunikasi dan berorganisasi radio.
Saya pribadi meminta maaf bilamana salah menuliskan keprihatinan dan unek unek saya tentang organisasi radio. bukan maksud saya menjelekkan atau menjatuhkan organisasi, justru saya cinta dan bangga menjadi anggota Rapi dan Orari, Semoga Rapi dan Orari tetap jaya di udara…

rapi banyuwangi
rapi banyuwangi
orari banyuwangi
orari banyuwangi

Check Also

Abdullah Azwar Anas Menjadi Gubernur DKI

BanyuwangiPost.com BanyuwangiPost.com - Seputar Banyuwangi dan Indonesia Abdullah Azwar Anas Dinilai Layak Menjadi Gubernur DKI – Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki T Purnama yang biasa akrab disapa Ahok menyatakan bahwa Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI memang sangat pantas menjadi arena pertarungan bagi para kepala daerah di seluruh Indonesia yang terhitung berhasil membangun daerah yang dipimpinnya masing-masing. Beliau memberikan pernyataan demikian meski jabatan kepemimpinannya, yang artinya meski Pilkada Daerah Khusus Istimewa (DKI) Jakarta 2017 masihlah 2 tahun lagi ke depan. Dalam Pilgub DKI 2017 mendatang yang masih 2 tahun lagi ternyata sudah banyak nama tokoh yang bermunculan yang dinilai pantas untuk maju menjadi calon gubernur DKI, dan beberapa di antaranya merupakan kepala daerah yang sedang menjabat di daerah sekitar Indonesia. Ahok sendiri sebagai Gubernur DKI yang saat ini masih menjabat, ketika diwawancarai di Balai Kota Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada hari Kamis lalu mengungkapkan bahwa ia mendorong banyak gubernur, walikota, dan bupati di seluruh daerah Indonesia yang telah berhasil atau pun pernah menjabat untuk maju pada pemilihan gubernur DKI mendatang. Beliau juga mengungkapkan bahwa terdapat banyak sekali putera daerah yang bagus-bagus, yang artinya dinilai layak maju pada pilgub DKI untuk menjadi Gubernur DKI selanjutnya. Meski masih akan menjabat untuk 2 tahun ke depan hingga pilgub tahun 2017 mendatang dan masih berpeluang untuk kembali menjadi Gubernur DKI untuk periode kedua jabatannya, ia menyebut beberapa nama kepala daerah yang kini dinilai berhasil membangun daerah yang dipimpinnya masing-masing. Dari nama-nama yang disebutkannya, Ahok menilai bahwa Walikota Bandung saat ini, Ridwan Kamil, Bupati Kabupaten Banyuwangi saat ini, Abdullah Azwar Anas, Walikota Solo yang sekarang dijabat oleh FX Rudy, Walikota Surabaya yang populer yakni Tri Rismaharini yang biasa akrab disapa Risma Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah hingga Walikota Makassar sekarang ini Moh. Ramdhan Pomanto dinilainya layak menjadi Gubernur DKI pada pilgub 2017 nanti. Ahok sendiri menilai Bupati Kabupaten Banyuwangi saat ini, Abdullah Azwar Anas, layak maju ke Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017 mendatang untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta selanjutnya. Beliau juga tak menutup kemungkinan bahwa Pilkada DKI mendatang nantinya akan didominasi oleh mantan kepala daerah di seluruh Indonesia seperti ketika dirinya sendiri bersama Jokowi maju dalam Pilkada DKI pada periode tahun 2012 lalu. Ketika itu ia maju dan bersaing dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Sumber Gambar (BeritaSatu) Menurut beliau, seseorang yang menjadi kepala daerah dan maju ingin berperan di daerah Jakarta pasti nantinya akan bekerjasama secara maksimal di daerahnya. Ia pun mengungkapkan dirinya sendiri dan Jokowi sebagai contoh nyatanya. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi yang saat ini merupakan Presiden Republik Indonesia, yang dua kali menjabat sebagai walikota Solo dan memiliki sejumlah kesuksesan bersaing dengan calon-calon lain dan berpasangan dengan Ahok yang sudah pernah teruji kapasitas kepemimpinannya di Belitung Timur yang saat itu menjadi Bupatinya. Semakin banyak kepala daerah yang berhasil dan ikut maju pada Pilkada DKI mendatang untuk menjadi Gubernur DKI, menurut Ahok sendiri, maka masyarakat Jakarta pada akhirnya memiliki banyak pilihan untuk membantu kesejahteraan mereka sendiri. Beliau pun meminta masyarakat Jakarta yang saat ini dipimpinnya untuk membandingkan program-program yang ditawarkan oleh para kandidat yang nantinya akan maju dengan apa yang sudah ia lakukan selama menjabat di daerahnya masing-masing. Hal ini jelas menjadi bahan pembanding nyata bagi masyarakat Jakarta yang bisa membandingkan visi dan misi calon gubernur nanti dengan apa yang sudah dijalankannya ketika pernah menjabat sebagai kepala daerah masing-masing. Ia juga kembali mencontohkan, seperti dirinya sendiri misalnya, menjalankan sesuatu yang biasa-biasa saja dan jika nantinya terdapat calon yang menawarkan program yang lebih hebat dari dirinya, kalau warga percaya dengan tawarannya, ya pilih saja dia. Tapi kalau tidak yakin, menurut Ahok, ya pasti tidak ada calon yang lebih baik, pasti masyarakat Jakarta akan kembali memilih dia. Warga Jakarta nantinya, menurut Ahok sendiri, akan mendapatkan gubernur yang terbaik di atas yang terbaik. Jika Abdullah Azwar Anas nantinya maju sebagai calon Gubernur DKI 2017 mendatang, itu artinya beliau memiliki kesempatan yang besar dengan buktinya apa yang telah dilakukannya di Banyuwangi sejak menjabat hingga hari ini. Dalam kepemimpinannya, Banyuwangi kini semakin berubah ke arah yang lebih modern dan maju, terutama di bidang pariwisata dan budaya. Ia dan Banyuwangi pun berhasil mendapat berbagai penghargaan yang dinilai bergengsi sejauh ini. The post Abdullah Azwar Anas Dinilai Layak Menjadi Gubernur DKI appeared first on BanyuwangiPost.com. by Admin