Breaking News
Home / Banyuwangi / PANTAI BEDUL BANYUWANGI

PANTAI BEDUL BANYUWANGI

Wisata Pantai Bedul BanyuwangiPantai Bedul Banyuwangi, satu lagi Wisata Banyuwangi yang masih menjadi daftar pilihan para pelancong Indonesia. Pantai yang di sebut juga dengan pulau monyet tersebut belakangan ini ternyata diam-diam telah mampu berkonstribusi di persaingan ketat dengan wisata-wisata populer lainnya yang ada di Banyuwangi.

Wisata Pantai Bedul Banyuwangi
Wisata Pantai Bedul Banyuwangi

Dari dulu hingga sekarang, Banyuwangi memang terkenal dengan keragaman hayati dan budaya. Mulai dari Spot Wisata yang eksotik hingga tingkat sosial masyarakat yang tinggi, membuat Banyuwangi sebagai kota ternyaman yang pernah ada. Salah satu spot terbaru wisata di kota ini adalah Pantai Bedul, pantai yang mempunyai lebar 2km persegi dan di batasi dengan bibir pantai yang luas ini letaknya juga dekat dengan wisata populer lainnya, salah satunya adalah Pantai Grajagan yang ada di kecamatan purwoharjo. Hal ini tentunya akan menambah daftar kunjungan kalian 😀 dan tentunya dua-duanya mempunyai keunikan dan keindahan alam yang mempesona. Pantai ini mempunyai pasir yang berwarna hitam mengkilat dan juga dengan ombak yang relatif kecil. Jadi, sangat cocok sekali jika kalian membawa keluarga khususnya anak kecil yang masih belum pandai berenang. Selain itu, di bibir pantai ini juga tidak terdapat karang yang dapat melukai tubuh kalian dan tentunya akan lebih aman. Selain berenang, menyebrangi pantai dengan speed boat juga patut kalian coba. Dengan menyewa speed boat kalian akan di ajak berkeliling dengan bapak delman sampan :D. Oh ya, berkunjung di pantai ini tidak akan lengkap jika kalian belum berfoto bareng bersama monyet-monyet unyu kayak admin blog ini :D. yah emang dari sepanjang pantai, kalian bakalan nemuin banyak sekali monyet liar yang bermain riang di atas pohon. Jangan menyia-nyiakan untuk memberi mereka makanan ringan seperti pisang, kacang-kacangan, dan satu lagi nasi goreng + telor special. Eiittzz bercanda, yang satu itu khusus buat admin blog ini :D. Nah bagaimana? Tertarik untuk berkunjung di pantai ini? Tentunya tertarik dong. Rugi kalau tidak datang di pantai ini lo. Beneran!. Datang bersama keluarga atau teman atau bahkan pacar juga bisa. Untuk tiket masuknya juga sangat cocok sekali sama kalian yang berdompet ringan :D. hanya 5 ribu perorang saja. Rute untuk menuju pantai ini adalah : Banyuwangi – Benculuk 30KM Benculuk – Purwoharjo 7KM Purwoharjo – Curahjati & Sumberasri 8KM

Check Also

SPECTA NIGHT CARNIVAL BANYUWANGI

Parade Budaya Jawa Timur 2015 atau Jatim Specta Night Carnival berlangsung meriah di Banyuwangi, Sabtu (14/11/2015). Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ke 10 pawai budaya yang digelar setiap tahun ini. Jatim Specta Night Carnival 2015 di Banyuwangi (sumber : Banyuwangikab.go.id)Dalam even yang diikuti 24 kabupaten/kota Jawa Timur ini ditampilkan berbagai kesenian khas dan kebudayaan daerah masing-masing dalam sebuah parade dan pawai berkeliling kota. Tujuannya tidak lain untuk mempromosikan potensi wisata daerah dan provinsi sebagai daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Jawa Timur, khususnya daerah yang menjadi lokasi even. Sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan seni dan budaya Jawa Timur yang sangat kaya dan beragam.Berbeda dengan pawai dan karnaval pada umumnya yang berlangsung siang sampai sore, Jatim Specta Night Carnival 2015 ini, sesuai dengan namanya, digelar pada malam hari. Maka pelaksanaan pawai budaya yang dimulai dari Taman Blambangan dan finish di depan kantor Pemda sejauh 2,5 km ini, didukung tata lampu yang megah. Suasana kota Banyuwangi pun gemerlap oleh kilauan cahaya lampu.Ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk atraksi seni dan budaya di hadapan ribuan masyarakat kota Blambangan, dengan iringan mobil hias bertabur lampu warna warni dan parade barisan kostum yang atraktif. Dalam parade ini Banyuwangi sendiri sebagai tuan rumah menampilkan fragmen legenda yang berjudul Mendung Langit Kedawung, yang melakonkan asal-usul berdirinya kerajaan Tawang Alun. Daerah lain seperti Kabupaten Malang menyuguhkan atraksi seni dengan tema Dewi Sri, Kabupaten Gresik yang mengangkat tema budaya Lir-ilir dengan mengambil inspirasi dari Sunan Giri dengan menyajikan pawai mobil hias. Pacitan dengan lakon Kethek Ogleng yang menceritakan kisah Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmoro Bangun. Sedangkan Kota Surabaya menyuguhkan tari Oncor Tambayu (Tambak Medokan Ayu). Tidak hanya tarian khas daerah, musik khas daerah, seni tarik suara, hingga fashion pun ditampilkan. Di awal acara bahkan ditampilkan kolaborasi berbagai kesenian di Jatim. Bila selama ini seorang Warok tampil bareng Reog, namun di Banyuwangi, Warok Ponorogo ini justru menjadi Paju (pasangan) Gandrung. Selain itu ada atraksi drumband dari kontingen Tulungagung yang membawakan lagu Umbul-umbul Blambangan sebagai musik pengiring para talent Banyuwangi Ethno Carnival. Benar-benar sebuah gelari pertunjukan seni budaya yang berkelas!Parade Kabupaten Ngawi (sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton)Kolaborasi Gandrung dan Warok (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)

Power by

Download Free AZ | Free Wordpress Themes