•   CCTV Online
  •   Pembuatan Website
  •   Komunikasi HT Rig
  •   Audio - Karaoke
  •   Komputer - Software
  • Jaringan - Wifi
  •   Script Aplikasi Program
  •   Kontak : Mas Dewa
  •   HP/WA : 085330200563
  •   Jl. Letkol Istiqlah No. 160c Singomayan Barat
  •   Kel. Singonegaran Kec. Banyuwangi Jawa Timur 68415
Breaking News

Backpacker Lombok

Salam Ransel, hallow para Backpackers,, lombok, lombok, lombok,,,yap siapa yang ngga kenal lombok. Pulau yang terletak di provinsi NTB itu menyimpan banyak keindahan dan membuat penasaran bagi para wisatawan yang akan mengunjunginya, info dibawah ini akan menjelaskan perjalanan menuju Pulau lombok dan tetap dengan cara para Backpackers alias jalan – …

Read More »

AIR TERJUN DI BANYUWANGI

AIR TERJUN SETAMAN

Air Terjun di Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi memiliki puluhan wisata air terjun yang tersebar di jumlah kecamatan. Mulai dari kawasan Kaliselogiri, Kecamatan Kalipuro, yang berbatasan dengan Kecamatan Wongsorejo hingga Kecamatan Kalibaru, terdapat sejumlah air terjun yang rata-rata kondisinya masih alami sekali, namun menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata dan sebagian besar belum banyak diketahui masyarakat serta belum …

Read More »

FESTIVAL ANAK YATIM DI BANYUWANGI

Festival Anak Yatim Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi punya cara tersendiri untuk memuliakan anak yatim di Banyuwangi. Setiap perayaan Muharram, secara rutin Pemkab Banyuwangi menggelar acara yang khusus ditujukan untuk para anak yatim di wilayah Banyuwangi. Acara yang dikemas dengan tajuk Festival Anak Yatim ini sudah berjalan sejak tahun 2012 dan dibuat dengan tujuan untuk membahagiakan anak yatim.Festival Anak Yatim 2015 (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)Dalam acara ini ribuan anak yatim dari yayasan dan sejumlah panti asuhan di seluruh Banyuwangi mengikuti berbagai rangkaian acara, seperti , khitanan massal, doa bersama, dan berbagai lomba. Mereka diajak belajar dan bermain bersama. Tempat pelaksanaannya pun di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan yang merupakan rumah dinas Bupati Banyuwangi yang asri.Mengapa Festival anak Yatim begitu penting? Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, punya alasan tersendiri: “Jika saya ditanya orang, mengapa keyatiman kok difestivalkan? Dengan tegas saya jawab, dalam harta kita ada hak anak yatim yang harus ditunaikan. Doa mereka untuk kita dan kemajuan Banyuwangi Insyaallah makbul,” tandas Bupati Anas. Festival Anak Yatim juga merupakan salah satu upaya Pemkab Banyuwangi untuk menebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan meningkatkan solidaritas sosial di masyarakat."Spirit kemanusian dan solidaritas sosial ini menjadi modal penting untuk bersama-sama membangun daerah," kata Bupati Anas di waktu lain.Bagi si anak yatim sendiri ajang ini bisa menumbuhkan rasa kepercayaan diri untuk meraih cita-citanya."Festival ini spirit yang hebat dan bisa menjadi inspirasi bagi semua orang untuk bersolidaritas kepada anak-anak yatim. Kita akan dorong dan beri ruang penuh agar anak-anak bisa belajar dan mengejar cita-citanya setinggi mungkin," ujar Bupati Anas.Dengan semangat seperti itulah Pemkab Banyuwangi bertekad menyelenggarakan kegiatan untuk anak yatim ini secara berkelanjutan.Festival Anak Yatim 2012Pada Festival Anak Yatim yang digelar pada 15 November 2012, ribuan anak Yatim dari 24 kecamatan di Banyuwangi dihibur dengan permainan komidi putar dan gerbong kereta api mainan. Selain itu mereka juga diajak memainkan permainan tradisional seperti lomba lari kelereng dan diberi ribuan balon gratis.Festival Anak Yatim 2012 (sumber : Banyuwangikab.go.id)Ada juga berbagai lomba yang sebelumnya telah diadakan, yaitu lomba da’i cilik, tartil quran, adzan, lomba yatim berprestasi, lomba baca puisi dan lomba menulis surat pada Bupati Banyuwangi.Selain lomba untuk anak yatim, Pemkab Banyuwangi juga mengadakan lomba pengelolaan panti. Tujuannya agar lembaga panti asuhan berlomba-lomba menjadi rumah pantai yang baik bagi anak yatim. Dalam acara tersebut juga dibagikan beasiswa pendidikan hingga lulus kuliah untuk 7 orang dari program zakat cerdas BAZ (Badan Amil Zakat) kabupaten Banyuwangi. Setelah lelah bermain dan bergembira, anak-anak yatim diajak mendengarkan santapan rohani, yang dilanjutkan doa bersama dan sholat Maghrib berjamaah. Diakhir acara ada pemberian santunan bagi seribu anak yatim. FESTIVAL ANAK YATIM 2013Seperti tahun sebelumnya, Festival Anak Yatim 2013 yang digelar pada 9 November 2013 memanjakan ribuan anak yatim dengan berbagai permainan dan makanan yang khusus dipersembahkan untuk mereka. Usai dikirab dari Taman Blambangan menuju ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan, mereka mendapat beberapa kupon yang bisa ditukarkan sesuai dengan peruntukannya. Seperti permainan, makanan, minuman dan santunan.Dengan suka cita mereka segera memenuhi stand-stand makanan dan minuman. Sama halnya dengan berbagai permainan yang disediakan, tidak ada yang luput dari serbuan para anak yatim yang berusia dari TK hingga SMA tersebut. Mereka juga memanfaatkan mobil perpustakaan keliling dan mobil internet gratis yang sengaja disediakan untuk diakses sepuasnya.Pada hari sebelumnya, juga diselenggarakan khitanan massal yang diikuti oleh 58 anak yatim dan anak dari keluarga yang kurang mampu. Setiap peserta khitan mendapatkan santunan dari pemkab sebesar Rp. 300 ribu dan sebuah sarung.FESTIVAL ANAK YATIM 2014Festival Anak Yatim 2014 digelar pada kamis 23 Oktober, dibuka dengan khitanan massal sebanyak 33 anak yatim dan keluarga kurang mampu dari 24 kecamatan di Banyuwangi. Mereka dikirab menggunakan becak menuju pendopo Sabha Swagata Blambangan dengan iringan musik tradisional Banyuwangi dan kesenian Barong.Usai dikhitan, mereka mendapatkan amplop berisi uang saku. Sebelumnya mereka juga menerima kemeja, peci, sarung dan sandal yang dikenakan pada saat khitanan masal berlangsung.Salah satu peserta khitanan massal (sumber : Banyuwangikab.go.id)Selain khitanan massal, ada sejumlah acara yang disiapkan untuk para anak yatim tersebut, antara lain kirab, membaca buku dan bermain bersama, lomba anak-anak, khitanan massal, doa bersama, dan belajar menggunakan internet dengan sehat.Pada saat kirab keliling kota, ribuan anak yatim membawa kertas berisikan kalimat-kalimat penuh optimistis, seperti "Kukejar Terus Cita-Citaku", "Aku Bangga Jadi Anak Banyuwangi" dan "Masa Depan Cerah Pelecut Semangatku".Suasana Festival Anak Yatim (sumber : Detik.com)Berbagai permainan disediakan untuk membahagiakan anak yatim (sumber : Beritasatu.com)Selain itu, ada penyerahan hadiah lomba antar panti asuhan yang telah diadakan dan dinilai sebelumnya. Momen penting lainnya adalah beasiswa bagi anak yatim berprestasi. FESTIVAL ANAK YATIM 2015Festival Anak Yatim yang kali ke empat berlangsung meriah di Banyuwangi, Minggu, 18/10/2015. Acara yang dipusatkan di Pendopo kabupaten ini, diikuti sekitar seribu lebih anak yatim yang berasal dari 24 kecamatan yang ada di Banyuwangi.Mereka bermain dan bersenang-senang sepuasnya dengan berbagai wahana permaian yang disediakan. Mereka bebas memilih aneka jenis permainan sesuai seleranya. Ada berbagai permainan tradisional seperti engklek, ular tangga dan benteng-bentengan. maupun permainan modern, seperti basket, istana balon, sepeda mesin dan permainan edukatif mengenal pesawat dan kabinnya.Bermain permainan tradisional (sumber : Twitter.com/a_azwarnas)Berbagai lomba pun digelar, seperti congklak, cublak-cublak suweng, benteng-bentengan dan lomba lari estafet. Mereka yang memenangkan lomba ini mendapatkan hadiah tabanas total Rp 30 juta.Puas bermain dan bersenang-senang mereka diajak makan tumpeng bareng Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sambil menikmati sajian musik gambus “Miami”.Mereka benar-benar menikmati permainan yang disediakan (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)Diakhir acara, anak-anak yatim juga diajak berwisata keliling pendopo Banyuwangi yang dikenal mempunyai konsep arsitektur hijau nan asri. Di sana, mereka belajar sejarah Banyuwangi melalui lukisan dan seni arsitektur masyarakat Using lewat rumah khas lokal yang ada di dalam pendopo.

Read More »

PESONA GANDRUNG SEWU DI BANYUWANGI

FESTIVAL GANDRUNG SEWU DI BANYUWANGI

Gandrung Sewu menggebrak Surabaya - Perayaan ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia ( Korpri ) ke 44 di Surabaya, berlangsung meriah dengan persembahan kesenian khas Banyuwangi, tari Gandrung yang ditampilkan secara kolosal atau yang lebih dikenal sebagai Gandrung Sewu.Para PNS berselfie ria dengan latar Gandrung Sewu (sumber : Detik.com)Ribuan PNS yang mengikuti jalannya upacara HUT Korpri di lapangan Makodam V Brawijaya, Senin (30/11/2015), terpesona oleh penampilan gemulai gerak para penari Gandrung Sewu Banyuwangi. Tampilnya 1.200 penari yang membawakan fragmen “Indonesia Ayo Kerja” itu membuat heboh upacara yang tadinya khidmat. Ayo jepret. (Sumber : Tribunnews.com)Fragmen Gandrung Sewu "Indonesia Ayo Kerja" (sumber : Detik.com)Kekhidmatan upacara yang dipimpin Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, berubah menjadi heboh, saat ribuan penari gandrung masuki dua sisi gerbang lapangan Makodam. Tak tertahankan lagi, para peserta upacara berebut berfoto selfie dengan latar jejeran apik penari Gandrung.Terik matahari seolah tak bisa membatasi pesona anggun ribuan gandrung yang dengan cantik mengibaskan merahnya sampur (selendang tari), sambil menggelorakan seruan semangat para abdi negara untuk membangun bangsa Indonesia.Saat jejeran ribuan penari sedang asyik menampilkan fragmen, banyak peserta upacara yang sengaja keluar barisan mengabadikan gambar dan berfoto bersama. Dengan asyik mereka mengabadikan barisan penari gandrung dengan kamera ponsel atau kamera yang sengaja mereka bawa. Dengan berbagai komentar bangga sambil berpose, para PNS ini mengungkapkan keseruannya bisa melihat secara langsung akbarnya penampilan gandrung sewu."Salut, bangga, seneng bisa lihat ribuan penari gandrung langsung seperti ini. Kompak ya narinya," ujar Fitri yang sambil mengajak kawan-kawan lainnya untuk berpose bareng.Penampilan Gandrung Sewu di HUT Korpri ke 44 (sumber : Twitter.com)"Fragmen Indonesia Ayo Kerja ini menggambarkan ajakan bagi para PNS atau abdi negara untuk berkarya dan terus bekerja mewujudkan Nawacita. Sesuai program Presiden untuk semangat membangun negeri," ujar Sekretaris Korpri Banyuwangi, Bambang Wahyudi.Bagi para penari Gandrung dan masyarakat Banyuwangi pada umumnya, tampilnya Gandrung Sewu di acara yang berskala nasional ini juga membawa kebanggaan. Pasalnya, kesenian yang masuk dalam Banyuwangi Festival ini dipilih sendiri oleh presiden Jokowi untuk tampil di acara ini. Tidak diketahui darimana Jokowi mengetahui tentang Gandrung Sewu dan mengapa Gandrung Sewu yang dipilih untuk mengisi acara HUT Korpri. Bagaimanapun juga penunjukkan ini menjadi kehormatan tersendiri bagi seluruh masyarakat Banyuwangi. Ini adalah penampilan kedua Gandrung Sewu dalam tahun ini setelah pertunjukan Gandrung Sewu di Pantai Boom bulan September 2015.Semula disiapkan 1000 penari untuk mengisi acara HUT Korpri ini. Mereka berlatih di Stadion Diponegoro Banyuwangi sebagai persiapan. Namun di hari H ternyata jumlah penari yang tampil bertambah hingga mencapai 1.200 penari. Mereka diberangkatkan dari Banyuwangi dengan menggunakan 22 bus.Tari Gandrung menyimbolkan kegiatan masyarakat agraris Banyuwangi yang rajin bekerja sebagai petani. Sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen, mereka selalu menanggap Gandrung. Dengan tampil di acara nasional, membuat Gandrung semakin dikenal luas dan semakin banyak orang-orang yang terbuai oleh pesona tarian Gandrung dan penarinya. (sumber : Detik.com) Berikut penampilan Gandrung Sewu membawakan fragmen "Indonesia Ayo Kerja" :Sumber : Beritasatu.comsumber : Klikpositif.comsumber : Tribunnews.comsumber : Tribunnews.comsumber : Tribunnews.comsumber : Tribunnews.comsumber : Beritasatu.comGandrung Sewu Di HUT Korpri Ke 44 Di Lapangan... oleh banyuwangibagus

Read More »