Breaking News
Home / Banyuwangi / KARNAVAL BANYUWANGI

KARNAVAL BANYUWANGI

Banyuwangi Ethno Carnaval. Wajib berbangga bagi masyarakat Banyuwangi, karena sebentar lagi akan diadakan sebuah Carnaval yang akan menggemparkan Dunia. Sebenarnya Carnaval kali ini di latar belakangi oleh karena Banyuwangi mempunyai Kekayaan alam dan Budaya yang begitu besar dan melimpah. Event ini guna untuk memperkenalkan kekayaan Banyuwangi di mata internasional, untuk menarik dan memperkenalkan “inilah budaya Banyuwangi”.
Pemerintah daerah Banyuwangi “Abdullah Azwar Anas” mengharapkan Carnaval tahun ini bisa lebih baik dari pada tahun sebelumnya, Guna dapat mempercepat Sektor Pariwisata di Banyuwangi. Tema yang akan di usung pada tahun ini adalah “Re_Barong Oseng”. Arti Barong sendiri adalah dalam Bahasa Useng “Bareng” yang berarti Bersama. Karena disetiap upacara adat tidak pernah lepas oleh tarian Barong ini.
Berikut Informasi Pendaftaran BANYUWANGI ETHNO CARNAVAL

Pelaksanaan
Minggu 18 Nopember 2012
12.30 s/d 15.00 WIB
Pendaftaran
Tanggal 1- 7 Agustus 2012
Seleksi Peserta
Tanggal 13-14 Agustus 2012
Persyaratan
Pria, Wanita, minimal 15 Tahun,
Umum, Pelajar, Mahasiswa, Sehat Jamani dan Rohani.

Rute
Star dari Jln. Veteran Kemudian melewati Jln. Diponegoro dan melewati Jln. Dr. Sutomo dan Jln. A. Yani Kemudian finish di halaman Pemda  (Pemerintah Daerah)

  
Bagi anda yang sudah melihat BEC (Banyuwangi Ethno Carnaval) tidak ada salahnya untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang eksotis di banyuwangi. Seperti:
– Pantai Grajagan
– Sukomade
Taman Nasional Alas Purwo
– Pantai G-Land
– Pantai Bedul
– Kawah Ijen
– Pulau Merah
– Pulau Tabuhan
– Rajagwesi
– Teluk Hijau
– Dan Masih banyak lagi

Dengan adanya beberapa tempat Wisata di atas tidak salah dan tidak berlebihan kalau Banyuwangi di sebut-sebut sebagai “Sunrise Of Java”

Mungkin hanya itu saja yang dapat saya Share untuk anda. Semoga dapat bermanfaat.

 

Check Also

SPECTA NIGHT CARNIVAL BANYUWANGI

Parade Budaya Jawa Timur 2015 atau Jatim Specta Night Carnival berlangsung meriah di Banyuwangi, Sabtu (14/11/2015). Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ke 10 pawai budaya yang digelar setiap tahun ini. Jatim Specta Night Carnival 2015 di Banyuwangi (sumber : Banyuwangikab.go.id)Dalam even yang diikuti 24 kabupaten/kota Jawa Timur ini ditampilkan berbagai kesenian khas dan kebudayaan daerah masing-masing dalam sebuah parade dan pawai berkeliling kota. Tujuannya tidak lain untuk mempromosikan potensi wisata daerah dan provinsi sebagai daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Jawa Timur, khususnya daerah yang menjadi lokasi even. Sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan seni dan budaya Jawa Timur yang sangat kaya dan beragam.Berbeda dengan pawai dan karnaval pada umumnya yang berlangsung siang sampai sore, Jatim Specta Night Carnival 2015 ini, sesuai dengan namanya, digelar pada malam hari. Maka pelaksanaan pawai budaya yang dimulai dari Taman Blambangan dan finish di depan kantor Pemda sejauh 2,5 km ini, didukung tata lampu yang megah. Suasana kota Banyuwangi pun gemerlap oleh kilauan cahaya lampu.Ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk atraksi seni dan budaya di hadapan ribuan masyarakat kota Blambangan, dengan iringan mobil hias bertabur lampu warna warni dan parade barisan kostum yang atraktif. Dalam parade ini Banyuwangi sendiri sebagai tuan rumah menampilkan fragmen legenda yang berjudul Mendung Langit Kedawung, yang melakonkan asal-usul berdirinya kerajaan Tawang Alun. Daerah lain seperti Kabupaten Malang menyuguhkan atraksi seni dengan tema Dewi Sri, Kabupaten Gresik yang mengangkat tema budaya Lir-ilir dengan mengambil inspirasi dari Sunan Giri dengan menyajikan pawai mobil hias. Pacitan dengan lakon Kethek Ogleng yang menceritakan kisah Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmoro Bangun. Sedangkan Kota Surabaya menyuguhkan tari Oncor Tambayu (Tambak Medokan Ayu). Tidak hanya tarian khas daerah, musik khas daerah, seni tarik suara, hingga fashion pun ditampilkan. Di awal acara bahkan ditampilkan kolaborasi berbagai kesenian di Jatim. Bila selama ini seorang Warok tampil bareng Reog, namun di Banyuwangi, Warok Ponorogo ini justru menjadi Paju (pasangan) Gandrung. Selain itu ada atraksi drumband dari kontingen Tulungagung yang membawakan lagu Umbul-umbul Blambangan sebagai musik pengiring para talent Banyuwangi Ethno Carnival. Benar-benar sebuah gelari pertunjukan seni budaya yang berkelas!Parade Kabupaten Ngawi (sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton)Kolaborasi Gandrung dan Warok (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)

Power by

Download Free AZ | Free Wordpress Themes