•   CCTV Online
  •   Pembuatan Website
  •   Komunikasi HT Rig
  •   Audio - Karaoke
  •   Komputer - Software
  • Jaringan - Wifi
  •   Script Aplikasi Program
  •   Kontak : Mas Dewa
  •   HP/WA : 085330200563
  •   Jl. Letkol Istiqlah No. 160c Singomayan Barat
  •   Kel. Singonegaran Kec. Banyuwangi Jawa Timur 68415
Breaking News
Home / Banyuwangi / Jadwal Imsak 2019 Seluruh Wilayah Indonesia

Jadwal Imsak 2019 Seluruh Wilayah Indonesia

Cara Pemakaian : Pilih Kota yang dicari. kalau mau cetak silakan tekan tombol PRINT.

Penentuan Jadwal Waktu Shalat

Kaidah penentuan jadwal shalat yaitu “Pergerakan Matahari ” dilihat dari bumi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan pelbagai kemudahan terus dibuat dan membuat lebih praktis dalam segala hal termasuk dalam beribadah khususnya shalt fardu. Diatas ini jadwal shalat fardu, semoga bisa mempermudah kita untuk sholat pada waktunya. Yang saya cantumkan diatas adalah jadwal untuk satu bulan ini, Anda bisa juga melihat jadwal Sholat hari ini. Apabila Anda ingin menampilkan di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda.

Jaman dahulu sebelum kaum muslimin menemukan hisab/perhitungan falak/astronomi, waktu shalat ditentukan berdasarkan pengamatan terhadap gejala alam dengan melihat langsung matahari. Kemudian berkembang dengan dibuatnya Jam Surya atau Jam Matahari serta Jam Istiwa atau sering disebut Tongkat Istiwa dengan kaidah bayangan matahari.

Jadwal Imsak 2019 Seluruh Wilayah Indonesia

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2019 (1440 H) seluruh Kota di Indonesia. Istilah Imsak atau Imsakiyah berlaku baik saat menjalankan puasa wajib seperti puasa Ramadhan maupun saat menjalan puasa sunah seperti puasa senin dan kamis. Pengertian imsak sendiri diambil dari bahasa Arab yaitu amsaka yumsiku imsak yang berarti menahan. Jadi, dari pengertian menahan, berarti waktu imsak atau imsakiyah adalah waktu dimulainya untuk menahan segala hal yang membatalkan puasa. Tetapi, di saat imsak masih diperbolehkan untuk makan dan minum, selama belum memasuki waktu subuh. Dalam jadwal shalat biasanya tercantum waktu imsak, dalam pengertian ini imsak atau imsakiyah adalah saat seseorang harus memulai untuk berhenti makan sahur agar tidak terlewat hingga masuk subuh. Pengertian Imsak di sini mengandung arti peringatan atau kehatian-hatian.

Ketentuan waktu imsak atau imsakiyah sebagai ihtiyath (kehati-hatian) ini didasarkan hadis Rasul yang diriwayatkan dari Sayyidina Anas: Sayyidina Zaid bin Tsabit r.a. berkata, “Kami telah makan sahur bersama-sama Junjungan Nabi Saw., kemudian baginda bangun mengerjakan salat. Sayyidina Anas bertanya kepada Sayyidina Zaid, ‘Berapa lamanya antara azan (Subuh) dengan waktu makan sahur itu?’ Dia menjawab, ‘Sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk membaca 50 ayat.’”

Jadwal Imsak 2019 Seluruh Wilayah Indonesia
Jadwal Imsak 2019 Seluruh Wilayah Indonesia

Puasa Ramadhan

Puasa menurut bahasa berarti menahan diri dari melakukan sesuatu perbuatan. Sedangkan menurut istilah puasa adalah menahan diri dari segala sesuatau yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat dan syarat-syarat tertentu. Puasa terdiri dari puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib ada tiga yaitu puasa ramadhan, puasa nazar dan puasa kifarat.

Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan pada bulan ramadhan selama satu bulan. Hukumnya fardu ‘ain bagi setiap muslim yang sudah mukallaf (baligh dan berakal). Sebagaimana firman Allah swt yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.(Al-Baqoroh; 183-184)

Puasa berdasarkan kepada ayat diatas diwajib sejak ummat sebelum nabi Muhammad saw, hanya saja aturannya yang berbeda. Tujuan puasa adalah agar menjadi orang yang bertaqwa. Sedangkan hikam puasa antara lain merasakan penderitaan orang miskin yang serba kekurangan, sehingga timbul dalam dirinya perasaan ingin menyantuni serta dapat menahan hawa nafsu, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan yang tercela.

Adapun syarat wajib puasa adalah 1) Islam, 2) Baligh, 3) Berakal, dan 4) Kuat berpuasa (orang sakit dan lanjut usia tidak wajib berpuasa). Syarat sah puasa adalah 1) Islam, 2) Mumayyiz (dapat embedakan yang baik dan buruk, dan 3) Suci dari haid dan nifas (keduanya wajib mengkodho, selama hari yang ditinggalkannya). Sedangkan Rukun puasa adalah 1) Niat (diucapkan pada malam harinya), 2) Menahan diri dari yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari

Berikut ini beberapa hal yang membatalkan puasa, yakni : Makan dan minum dengan sengaja, Muntah dengan sengaja, Melakukan hubungan suami istri pada siang hari (larangan ini harus digantinya dengan membayar kifarat yaitu berpuasa selam dua bulan berturut-turut), Haid/nifas, dan Gila

Sedangkan Orang yang boleh berbuka puasa Ramadhan adalah 1) Orang yang sakit dan punya harapan untuk sembuh, 2) Orang yang bepergian jauh, 3) Orang yang lemah atau lanjut usia termasuk penyakit menahun, 4) Orang yang hamil atau menyussui, dengan ketentuan:Takut akan menjadi mudharat bagi atas anaknya, baik tajut keguguran maupun takut kekurangan air susunya, maka baginya diwajibkan mengqodho dan membayar fidyah. Kalau Takut akan menjadi mudharat baginya dan anaknya, maka wajib mengqodha saja.

Check Also

BANYUWANGI ETHNO CARNAVAL

Banyuwangi Ethno Carnival 2015 - Pagelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2015 kembali digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2015, mengangkat tema Usingnese Royal Wedding atau pernikahan suku Using. Karnaval ini diikuti ratusan peserta yang menampilkan ragam pengantin ala suku Using dalam balutan kostum kontemporer.Pengantin Using (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)"Dalam gelaran BEC ini, pengantin Using ditampilkan dalam bentuk desain fashion yang berkarakter oleh para desainer muda Banyuwangi. Inilah yang membedakan BEC dengan ajang serupa dari daerah lain, karena kami fokus dan bangga pada kebudayaan sendiri," papar Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Yanuar Bramuda.Parade BEC dimulai dari Taman Blambangan dengan panggung seluas 10 x 16 meter dan dilengkapi cat walk sepanjang 70 meter.Pagelaran diawali oleh parade Tari Gandrung kolosal. Setelah itu disambung prosesi ritual adat kemanten Using, yakni perang bangkat. Sebuah ritus adat yang dilakukan dalam acara pernikahan apabila kedua mempelainya adalah anak terakhir atau anak "munjilan".Ritual perang bangkat ini diawali dengan "padu-paduan" atau sahut-menyahut antarperwakilan keluarga kedua mempelai yang saling meminta agar anak mereka bisa dipersatukan.Padu-paduan ini akan diakhiri dengan kata sepakat dari kedua keluarga untuk menyatukan mempelai dan diikuti penyerahan uba rampe kepada keluarga pengantin perempuan. Yakni berupa kembang mayang, bantal yang dibungkus dengan tikar dan seekor ayam betina yang tengah mengerami telurnya.Penonton menyemut di Taman Sritanjung (sumber : Dani Firmansyah, Grup FB Banyuwangi Bersatu)Usai prosesi ini, penonton akan menyaksikan penampil khusus BEC dari mancanegara. Kemudian menyusul di belakangnya parade defile best BEC 2015 yang kemudian diikuti penampilan 37 peserta BEC cilik yang menampilkan kostum pengiring pengantin Using.Warga asing yang tampil bak penari Gandrung (sumber : Liputan6.com)Berikutnya penampil utama The Usingnese Royal Wedding menghibur penonton dengan beragam kostum kreasinya yang modern dan kontemporer. Dibawakan oleh sekitar 200 talent yang dibagi menjadi tiga sub tema yaitu Sembur Kemuning, Mupus Braen Blambangan, dan Sekar Kedaton Wetan.Sembur Kemuning merupakan upacara adat pengantin masyarakat pesisiran di Banyuwangi. Kostum yang dikenakan didominasi warna kuning, orange dan ungu.Salah satu peserta dengan kostum Sembur Kemuning (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)Sementara Mupus Braen Blambangan yang didominasi warna merah, hitam dan emas merupakan upacara adat pengantin masyarakat kelas menengah. Peserta dengan kostum Mupus Braen Blambangan (sumber : Idda Rafsanjani, Grup FB Banyuwangi Bersatu)Sedangkan Sekar Kedaton Wetan merupakan upacara adat untuk pengantin kaum bangsawan yang diperagakan penampil dengan kostum dominasi warna hijau dan perak.Peserta dengan kostum Sekar Kedaton Wetan (sumber : Ida Rafsanjani , Grup FB Banyuwangi Bersatu)BEC BERTEMA LOKALPada Banyuwangi Ethno Carnival tahun sebelumnya Banyuwangi mengangkat tema Gandrung dan Barong Using.Menurut Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, pemilihan tema yang akan diangkat dalam setiap kegiatan akbar budaya Banyuwangi merupakan hasil diskusi dengan sejumlah budayawan dan seniman Banyuwangi.Hal ini karena mereka dinilai memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih tentang tradisi serta budaya yang berkembang di Banyuwangi."Dalam penyusunan temanya kami selalu melibatkan budayawan serta seniman. Selain mereka memiliki pengetahuan lebih, pelibatan mereka ini untuk menjaga norma serta pakem-pakem tradisi setiap atraksi budaya yang akan kami tampilkan. Saat daerah lain getol membawa tema global dalam event budaya lokal, kami justru memperkenalkan budaya lokal ke publik global," tutur Anas."Kami terus konsisten mengeksplorasi budaya kami. Banyuwangi Ethno Carnival pun kami gelar dengan tema khusus tiap tahunnya karena budaya lokal kami yang memang sangat kaya. Setelah tahun-tahun sebelumnya sempat mengangkat Gandrung dan Barong Using, tahun ini yang kami persembahkan adalah tradisi pengantin Suku Using," katanya.Untuk tahun berikutnya, panitia telah menetapkan tema Banyuwangi Ethno Carnival 2016 yaitu Legenda Sritanjung-Sidopekso. Dipastikan tema Sritanjung ini akan sangat menarik karena berhubungan dengan legenda asal usul Banyuwangi. Tunggu tanggal mainnya.