Breaking News
Home / Banyuwangi / Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi

Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi

Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi. Untuk mempererat tali persaudaraan sesama teknisi handphone di banyuwangi dan membuat wadah untuk berbagi pengalaman di bidang service hp, maka di bentuk suatu komunitas atau group teknisi handphone di banyuwangi. disini kita berkumpul bersama berbagi pengalaman dengan sesama pecinta di dunia handphone khususnya yang bergelut di usaha jasa service handphone.

Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi

apa yang di dapat ?? apa manfaatnya ?? banyak dolor.. diantaranya kita bisa belajar tentang dunia handphone baik cara memperbaiki software dan hardware handphone juga aplikasi android yang lagi booming sekarang ini. Siapa saja yang boleh jadi Anggota ?? untuk anggota siapa saja boleh bergabung, dimanapun asal masih seputar bidang handphone.

Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi
Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi

Setelah pembentukan Ikatan Teknisi Handphone Banyuwangi ini nantinya akan diadakan pertemuan rutin di tempat tempat santai, agar sejenak bisa meregangkan otot pikiran habis bekerja seharian bertemu rekan rekan sesama teknisi handphone, bercanda guyonan rame rame, sambil berbagi pengalaman seputar pekerjaan atau pengalaman berhadapan dengan client masing masing counter service hp.

Semoga dengan di bentuknya komunitas atau group teknisi handphone di banyuwangi ini, para teknisi hp di banyuwangi bisa bersatu dan dan tetap kompak, baik soal tarif atau ongkos service hp juga bila terjadi kesulitan dalam memperbaiki handphone bisa saling membantu dan di pecahkan kasusnya.

Group Facebook Teknisi Handphone Banyuwangi

Silakan teman teman bergabung.. berdiskusi, berembuk bersama sama memecahkan kasus service handphone juga berbagi pengalaman di group ini. silakan klik halaman di bawah ini untuk bergabung di group facebook :
Kunjungi Group Facebook Teknisi Banyuwangi

IKATAN TEKNISI HANDPHONE BANYUWANGI “tetap maju, pantang menyerah”

Check Also

SPECTA NIGHT CARNIVAL BANYUWANGI

Parade Budaya Jawa Timur 2015 atau Jatim Specta Night Carnival berlangsung meriah di Banyuwangi, Sabtu (14/11/2015). Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ke 10 pawai budaya yang digelar setiap tahun ini. Jatim Specta Night Carnival 2015 di Banyuwangi (sumber : Banyuwangikab.go.id)Dalam even yang diikuti 24 kabupaten/kota Jawa Timur ini ditampilkan berbagai kesenian khas dan kebudayaan daerah masing-masing dalam sebuah parade dan pawai berkeliling kota. Tujuannya tidak lain untuk mempromosikan potensi wisata daerah dan provinsi sebagai daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Jawa Timur, khususnya daerah yang menjadi lokasi even. Sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan seni dan budaya Jawa Timur yang sangat kaya dan beragam.Berbeda dengan pawai dan karnaval pada umumnya yang berlangsung siang sampai sore, Jatim Specta Night Carnival 2015 ini, sesuai dengan namanya, digelar pada malam hari. Maka pelaksanaan pawai budaya yang dimulai dari Taman Blambangan dan finish di depan kantor Pemda sejauh 2,5 km ini, didukung tata lampu yang megah. Suasana kota Banyuwangi pun gemerlap oleh kilauan cahaya lampu.Ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk atraksi seni dan budaya di hadapan ribuan masyarakat kota Blambangan, dengan iringan mobil hias bertabur lampu warna warni dan parade barisan kostum yang atraktif. Dalam parade ini Banyuwangi sendiri sebagai tuan rumah menampilkan fragmen legenda yang berjudul Mendung Langit Kedawung, yang melakonkan asal-usul berdirinya kerajaan Tawang Alun. Daerah lain seperti Kabupaten Malang menyuguhkan atraksi seni dengan tema Dewi Sri, Kabupaten Gresik yang mengangkat tema budaya Lir-ilir dengan mengambil inspirasi dari Sunan Giri dengan menyajikan pawai mobil hias. Pacitan dengan lakon Kethek Ogleng yang menceritakan kisah Dewi Sekartaji dan Raden Panji Asmoro Bangun. Sedangkan Kota Surabaya menyuguhkan tari Oncor Tambayu (Tambak Medokan Ayu). Tidak hanya tarian khas daerah, musik khas daerah, seni tarik suara, hingga fashion pun ditampilkan. Di awal acara bahkan ditampilkan kolaborasi berbagai kesenian di Jatim. Bila selama ini seorang Warok tampil bareng Reog, namun di Banyuwangi, Warok Ponorogo ini justru menjadi Paju (pasangan) Gandrung. Selain itu ada atraksi drumband dari kontingen Tulungagung yang membawakan lagu Umbul-umbul Blambangan sebagai musik pengiring para talent Banyuwangi Ethno Carnival. Benar-benar sebuah gelari pertunjukan seni budaya yang berkelas!Parade Kabupaten Ngawi (sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton)Kolaborasi Gandrung dan Warok (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Grup FB Banyuwangi Bersatu/Topicustom Cak Anton) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab) (sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)(sumber : Twitter.com/banyuwangi_kab)