Breaking News
Home / seputar banyuwangi / BACKPACKER DI THAILAND

BACKPACKER DI THAILAND

Dalam perjalanan gue ke Thailand Desember lalu, gue berkesempatan untuk mendaratkan kaki pertama kalinya di KLIA 2. Kalau biasanya setiap kali gue ke Kuala Lumpur gue mendaratnya di LCCT, terhitung sejak tanggal 9 Mei 2014 semua penerbangan untuk Low Cost Carrier dipindahkan ke KLIA 2. So Backpackers, you are gonna love this new airport!

Jangan lupa foto di sini ya

Memiliki banyak waktu untuk transit di KLIA 2 jelas nggak akan gue sia-siakan. Gue dan Kak Fanny langsung menuju imigrasi begitu pesawat mendarat di KLIA 2. “Daripada waktu gue habiskan di dalam, mendingan gue jalan-jalan ke luar dan mengumpulkan banyak informasi tentang KLIA 2. Untung-untung bisa dijadikan bahan tulisan”, pikir gue kala itu.

Sepanjang perjalanan dari gate ke luar bisa lihat pesawat parkir 🙂

Entah gue yang jalannya kayak siput atau memang bandaranya kelewat besar. Gue membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk perjalanan dari gate kedatangan ke luar pintu kedatangan. “Seriously, buat yang sudah berumur dan yang lagi sakit, you have to ride in the special vehicle that prepared by this airport, karena capek banget boo kalau harus ngesot ke luar imigrasi. Jauh banget neng. Barbie lelah!”

Silahkan naik ini bagi yang butuh. Gratis!

Begitu keluar pintu kedatangan gue langsung sumringah melihat keadaan KLIA 2. Bandaranya gede banget! Bagus dan berkelas. Entah kelas berapa. Gue sampai bingung mau explore dari mana. Iseng ke toilet, ngintip baby care roomnya, aduh apik pisan uiy. Rasanya pengen bobo dan di pukpuk di sana. Toilet dan baby care roomnya bagus dan bersih banget!

Salah satu sudut KLIA 2 di lantai 2
Baby Care Room

Meninggalkan toilet, gue kembali seperti cacing kepanasan yang bingung mau kemana. “Pintu kedatangan berada di lantai ke 2”, begitu yang tertulis di papan yang bergantung di hadapan gue. Hmm, setelah mengamati sebentar, gue pun beranjak ke lantai 2 M, entah Mber, entah Mbek, entah Mbok. Sampai sekarang gue belum menemukan jawabannya. Di lantai 2 M ini, ada kantor Air Asia di sudut kanan. Di sekitar kantor Air Asia ada banyak space kosong yang dialasi karpet. Ada beberapa orang yang sudah menghiasi space-space kosong itu dengan gaya santai ala di pantai. Bahkan beberapa sudah nyenyak sekali tidurnya. “Hahaha, sudah kuduga, it’s gonna be favourited by backpackers”.

Banyak sign seperti ini jadi jangan takut nyasar
Foodcourt di lantai 2 M

Setelah berkeliling di Lantai 2 M, kami memutuskan untuk mampir di foodcourtnya. Kalau gue sendirian pasti gue cuma numpang duduk di sana. Tapi karena kali ini bareng Kak Fanny, jadi gue ditraktir makan dong. Horayy! Ada banyak pilihan makanan di sini. Gue sampai bingung mau makan apa tapi akhirnya kami berdua menjatuhkan pilihan ke nasi briyani.

Loket KLIA Express
KLIA Express

Puas mengisi perut, kami kembali turun ke lantai 2. Kak Fanny mau sholat. Berdasarkan petunjuk yang bergelantungan, Musholla or they call it Surau ada di lantai 1 dan 2. Setelah sholat, gue penasaran dengan KLIA Express. Awalnya gue pikir, KLIA Express adalah satu-satunya transportasi umum dari KL Sentral ke KLIA 2 ataupun sebaliknya. Sempet mules juga perut lihat harganya RM 35 untuk sekali perjalanan. Duh, bisa pecah kepala barbie kalau harus naik KLIA Express. Setelah memperhatikan petunjuk yang bergelantungan, gue pun penasaran dengan Lantai 1. Di petunjuk tertulis lantai 1 itu transportation hub, ada gambar taxi, bus dan mobil. Gue pun langsung mengajak Kak Fanny ke  lantai 1 dan ternyata benar, di lantai 1 inilah semua transportasi umum berkumpul. Jadi statement awal gue yang mengira kalau satu-satunya transportasi ke kota adalah KLIA Express itu salah. Ada bis, taxi bahkan mobil sewaan yang bisa digunakan untuk menuju kota. Bis sendiri nggak semahal KLIA Express, cuma RM 10 berdasarkan gue pura-pura ngantri di belakang orang yang lagi beli tiket. Oiya, di lantai 1 ini juga ada banyak kursi yang bisa dipakai untuk istirahat. Sepanjang pengamatan gue sebelumnya, di lantai 2 dan 2 M jarang banget ada kursinya. So, kalau mau duduk kalian bisa ke lantai 1 airport ini, tapi kalau mau ngemper dan bobo bobo lucu, di depan pintu kedatangan dan di sekitar kantor Air Asia ada banyak space kosong beralaskan karpet plus colokan di tiang-tiang penyangga.

Lantai 1 KLIA 2
Loket pembelian tiket bus ke KL Sentral

Lantai 1 sudah, lantai 2 dan 2 M juga sudah, sekarang kami berpindah ke lantai 3, Pintu keberangkatan. Dikarenakan memang setelah ini kami harus masuk lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bangkok, maka kami pun ke lantai 3 untuk boarding. Setelah pengecekan imigrasi kami harus kembali berjalan kurang lebih 30 menit untuk sampai di gate keberangkatan. Hall keberangkatannya asik untuk membunuh waktu menunggu keberangkatan loh. Ada banyak space yang disediakan untuk menonton tv bersama. Bahkan juga ada movie lounge-nya. So, kalau memang waktu boarding belum mepet banget usahakan untuk nggak masuk ke gate keberangkatan dulu. Karena begitu di gate keberangkatan sudah nggak bisa kemana-mana lagi.

Hall Keberangkatan
Movie Lounge
Lagi nonton The Hobbit di Movie Lounge

Anyway, gue merangkum beberapa informasi yang mungkin berguna untuk kalian nantinya. Check this out:
  • Kalau punya Flight dari KLIA 2 atau pun cuma mau transit di KLIA 2. Biasakan untuk nggak mepet waktunya. Siapkan 20-30 menit untuk jalan dari pintu keberangkatan ke gate keberangkatan. Jangan sampai lari-larian cuma karena meremehkan jarak yang ada.

    Lantai 3 KLIA 2

  • Kalau bawa botol minum, ada drinking water di gate kedatangan. Silahkan mengisi botol minum kalian begitu mendarat. Soalnya sepanjang pengamatan gue, satu-satunya drinking water yang gue temuin ya di gate kedatangan ini. Tell me, if I’m wrong.

    Drinking Water di Gate Kedatangan

  • Kalau kalian berencana menginap di Tune Hotel KLIA 2, ada lorong yang menghubungkan KLIA 2 dengan Tune Hotel. Lorong ini berada di lantai 1 M.

    Lorong yang menghubungkan KLIA 2 dan Tune Hotel KLIA 2

  • Buat kalian yang baru pertama kali mendarat di KLIA 2 dan bingung mencari transportasi umum ke KL Sentral. Kalian bisa pilih naik KLIA Express atau bus. kalau kalian mau naik KLIA Express, Dari pintu kedatangan kalian lurus aja, nanti belok kanan ada KLIA Express. Tarifnya RM 35 sekali jalan. Tapi kalau kalian pengen naik bus, dari pintu kedatangan kalian tinggal lurus aja sampe mentok, di kiri kalian nanti ada lift untuk ke lantai 1. Di lantai 1 nanti silahkan langsung menuju loket untuk membeli tiket bus, tarifnya RM 10.

    Lift untuk ke Lantai 1
    Tarif KLIA Express

  • Kalau kalian berencana bermalam di KLIA 2, kalian bisa menggunakan space-space kosong di depan pintu kedatangan atau di sekitar kantor Air Asia di lantai 2 M. Jangan pakai Surau-nya, karena ada peraturan di larang tidur di Surau, jadi tolong dihargai dan dipatuhi.

    Space-space kosong di sekitar kantor Air Asia

  • Kalau kalian mau mandi gratis di KLIA 2, di lantai 3 sebelah KK Minimarket ada toilet yang menyediakan shower room.

Check Also

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang

Prihatin dengan organisasi rapi dan orari di jaman sekarang, Rapi dan Orari adalah organisasi radio …